You are currently viewing Diterima di Lima Negara, OAIL Itera Kirim Gambar SSTV melalui Satelit LAPAN-A2

Diterima di Lima Negara, OAIL Itera Kirim Gambar SSTV melalui Satelit LAPAN-A2

 

ITERA NEWS— Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) turut memeriahkan World Space Week dan Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui kegiatan komunikasi radio amatir berbasis satelit. Dalam kegiatan tersebut, OAIL mengirimkan gambar Slow Scan Television (SSTV) bertema World Space Week melalui satelit IO-86 (LAPAN-A2). Gambar yang dipancarkan dari stasiun Itera berhasil diterima oleh komunitas radio amatir di sejumlah wilayah Indonesia serta empat negara, yakni India, Tiongkok, Filipina, dan Singapura.

Gambar yang dipancarkan dari stasiun Itera berhasil diterima oleh komunitas radio amatir di sejumlah wilayah Indonesia serta empat negara, yakni India, Tiongkok, Filipina, dan Singapura.

Pengiriman gambar tersebut berlangsung pada Selasa, pukul 16.23–16.36 WIB, bertepatan dengan waktu satelit IO-86 melintas di atas wilayah langit Kampus Itera, Lampung. Pada kesempatan ini, stasiun Itera berperan sebagai pemancar yang mengirimkan sinyal gambar SSTV melalui radio amatir menuju satelit IO-86.

Setelah diterima satelit, sinyal gambar tersebut kemudian dipancarkan kembali ke wilayah yang berada dalam cakupan satelit. Mekanisme komunikasi tersebut memungkinkan gambar SSTV yang dikirim dari Itera diterima oleh para pegiat radio amatir dan komunitas antariksa di berbagai wilayah, termasuk hingga mancanegara.

Pemanfaatan satelit dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya OAIL mengenalkan teknologi komunikasi radio dan keantariksaan kepada masyarakat. Selain memeriahkan World Space Week yang tahun ini mengusung tema Rocket Revolution, kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi satelit dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus menghubungkan institusi pendidikan dengan komunitas radio amatir di berbagai wilayah.

Pelaksanaan kegiatan tersebut turut didukung oleh Pusat Riset Teknologi Satelit–Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRTeksat-BRIN) dan AMSAT-ID. Kedua pihak membantu menjadwalkan satelit IO-86 sehingga Itera dapat berpartisipasi dalam kegiatan komunikasi satelit yang melibatkan komunitas radio amatir di Indonesia dan mancanegara.

Melalui kegiatan ini, OAIL berharap pemanfaatan satelit dan teknologi komunikasi radio dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari edukasi astronomi dan keantariksaan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat mengenal teknologi satelit, radio amatir, serta perkembangan teknologi antariksa. (Rilis/Humas).