ITERA NEWS – Kolaborasi Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Tarahan dalam mengembangkan Rumah Konservasi Kantong Semar Kebun Raya Itera meraih penghargaan tingkat nasional. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut memperoleh Predikat Gold dalam ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 yang berlangsung di Jakarta, 29 September 2026.
Kepala UPA Konservasi Flora Sumatera/Kebun Raya Itera, Alawiyah, S.P., M.Hut., menyampaikan, kolaborasi yang dimulai sejak 2024 itu tidak hanya ditujukan untuk memperkuat konservasi tumbuhan kantong semar (Nepenthes), tetapi juga mengembangkan rumah konservasi sebagai ruang edukasi dan penelitian keanekaragaman hayati. Fasilitas tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran lingkungan bagi masyarakat dan peserta didik.
Hingga periode Desember 2025–Februari 2026, Rumah Konservasi Kantong Semar telah dimanfaatkan dalam kegiatan edukasi lingkungan yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengetahuan masyarakat mengenai konservasi dan keanekaragaman hayati.
Lebih lanjut Alawiyah menjelaskan, program tersebut juga dikembangkan dengan pendekatan edukasi dan teknologi. Kebun Raya Itera dan PLN NP UP Tarahan menghadirkan rotating display serta papan infografis interaktif untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Pengelolaan rumah konservasi juga didukung konsep Smart Garden Management berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pemantauan suhu dan kelembapan secara real-time.
Hingga periode Desember 2025–Februari 2026, Rumah Konservasi Kantong Semar telah dimanfaatkan dalam kegiatan edukasi lingkungan yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Pemanfaatan teknologi tersebut membantu pengelola menyesuaikan kondisi lingkungan rumah konservasi dengan kebutuhan tanaman. Pendekatan ini sekaligus memperkuat fungsi rumah konservasi sebagai ruang pembelajaran yang mengintegrasikan konservasi, edukasi, dan teknologi.
Dalam penilaian Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026, program kolaborasi tersebut dinilai berkontribusi terhadap sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 15 tentang Ekosistem Daratan, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Selain penghargaan untuk program kolaborasi, Manager UP Tarahan Dwi Suprianto meraih penghargaan The Best Manager in Biodiversity pada ajang yang sama. Penghargaan tersebut diberikan atas perannya dalam mengawal program keanekaragaman hayati yang dijalankan PLN NP UP Tarahan.
Capaian dalam ISDA 2026 menjadi pengakuan atas kolaborasi Kebun Raya Itera dan PLN NP UP Tarahan dalam mengembangkan konservasi yang terintegrasi dengan edukasi dan pemanfaatan teknologi. Ke depan, kedua pihak berkomitmen melanjutkan penguatan program untuk memperluas literasi lingkungan dan mendukung keberlanjutan keanekaragaman hayati. (Rilis/Humas)

