ITERA NEWS-Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung memperkuat kesiapsiagaan bencana di lingkungan satuan pendidikan melalui kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SDN 02 dan SDN 03 Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas warga sekolah dalam mengenali potensi bencana serta memahami langkah yang tepat sebelum, saat, dan setelah terjadi kondisi darurat. Siswa dan guru diberikan edukasi mengenai pengenalan risiko, mitigasi, serta tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keselamatan di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan ini, Itera melibatkan dosen lintas bidang keilmuan, yaitu Dr. Ir. Nirmawana Simarmata, S.Pd., M.Sc., Rizqi Aulia, S.T., M.T., dan Achmat Rifqy, S.T., dari Program Studi Teknik Geomatika, serta Fachri Muhammad Rasyid, S.P.W.K., M.URP., dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota.
Dosen Teknik Geomatika memberikan pengenalan mengenai karakteristik wilayah serta pemanfaatan informasi geospasial untuk memahami kondisi dan potensi risiko bencana. Sementara itu, dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota memberikan perspektif mengenai keterkaitan kondisi wilayah, lingkungan, tata ruang, dan risiko bencana.
Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kebencanaan, tetapi juga diajak mengenali kondisi lingkungan sekolah dan memahami tindakan yang dapat dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi Itera dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana, khususnya di lingkungan satuan pendidikan. Melalui kolaborasi dengan BPBD Provinsi Lampung, kami berharap edukasi kebencanaan dapat membangun kesadaran dan budaya tanggap bencana sejak dini,” ujar Dr.Nirmawana.
Kegiatan SPAB tersebut menjadi bagian dari kontribusi Itera dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana di masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD Provinsi Lampung juga menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi potensi bencana.
Melalui kegiatan ini, Itera mendorong tumbuhnya budaya sadar dan tanggap bencana di lingkungan satuan pendidikan. Edukasi kebencanaan diharapkan dapat membentuk perilaku kesiapsiagaan yang tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Itera dalam menghadirkan kontribusi keilmuan dan kepakaran sivitas akademika untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan wilayah yang aman dan berkelanjutan. (Rilis/Humas)
