ITERA NEWS – Dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) mengenalkan teknologi irigasi tetes otomatis hemat air kepada petani di Desa Raman Endra, Raman Utara, Lampung Timur, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Raman Endra, Kamis, 17 Juli 2026,tersebut diikuti 18 perwakilan kelompok tani serta Kepala Desa Raman Endra H. Supratman, S.P., beserta jajaran.
Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan air di sektor pertanian melalui penerapan teknologi irigasi tetes otomatis. Sistem tersebut menyalurkan air secara perlahan dan tepat sasaran langsung ke area perakaran tanaman sehingga penggunaan air lebih hemat dan sesuai kebutuhan tanaman.
Kegiatan dipimpin Ketua Tim PkM Itera Nova Anika, S.TP., M.Si., Ph.D., bersama tim PkM ITB yang terdiri atas Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha dan Azizah Nur Fitriyani.
Penerapan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi kehilangan air akibat penguapan, serta membuat proses penyiraman lebih tepat waktu dengan kebutuhan tenaga kerja yang lebih sedikit
Dalam pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai konsep irigasi tetes otomatis, pengenalan komponen utama, demonstrasi cara kerja sistem, hingga pengoperasian dan perawatan alat. Tim juga menjelaskan fungsi sensor kelembapan tanah yang terhubung dengan sistem kontrol otomatis. Ketika kelembapan tanah berada di bawah batas yang ditentukan, sistem akan membuka katup (valve) sehingga air dari bak penampungan mengalir ke tanaman sesuai kebutuhan.
Penerapan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi kehilangan air akibat penguapan, serta membuat proses penyiraman lebih tepat waktu dengan kebutuhan tenaga kerja yang lebih sedikit. Selain itu, sistem dirancang agar mudah dioperasikan dan dapat diterapkan pada berbagai jenis tanaman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui penerapan inovasi teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, Itera dan ITB berupaya mendukung pengembangan pertanian yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi hemat air. (Rilis/Humas)




