ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Program Studi Farmasi, Fakultas Sains, terus mematangkan rencana pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA). Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan visitasi dan diskusi bersama Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) yang berlangsung pada Senin–Selasa, 9–10 Maret 2026, di lingkungan Itera.
Kegiatan visitasi menghadirkan Ketua APTFI Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si. sebagai narasumber utama yang memberikan pendampingan serta masukan strategis terkait kesiapan institusi dalam menyelenggarakan pendidikan profesi apoteker.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Sains Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Sri Efrinita Irwan, M.Si., Wakil Dekan Fakultas Sains Bidang Keuangan dan Umum apt. Dirga, S.Farm., M.Sc., Ketua Gugus Kendali Mutu Fakultas Sains Dr. I Putu Mahendra, S.Si., perwakilan Pusat Penjaminan Mutu (PPM) Itera Dewi Damayanti Abdul Karim, S.Farm., M.S.Farm., Koordinator Program Studi Farmasi Dr. Atika Dalili Akhmad, S.Farm., M.Sc., serta Ketua Tim Pendirian PSPPA Dr. apt. Sudewi Mukaromah Khoirunnisa, S.Farm., M.Sc. beserta tim dan dosen Program Studi Farmasi Itera.
Dalam pertemuan tersebut, tim APTFI bersama sivitas akademika Itera membahas berbagai aspek pengembangan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, termasuk penyempurnaan dokumen usulan program studi, kurikulum, serta kesiapan sumber daya manusia dan sistem penjaminan mutu.
Hasil visitasi ini menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan dokumen pengusulan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker sebelum diajukan pada tahap evaluasi berikutnya
Selain diskusi, tim APTFI juga melakukan peninjauan fasilitas pendukung pendidikan kefarmasian di Itera. Beberapa fasilitas yang ditinjau antara lain laboratorium farmasi, ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE), serta sarana praktik lain yang akan mendukung proses pembelajaran dan pelatihan profesi apoteker.
Wakil Dekan Fakultas Sains Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Sri Efrinita Irwan, M.Si. menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan APTFI dalam proses persiapan pendirian program studi profesi tersebut. Menurutnya, berbagai masukan yang diberikan menjadi bahan evaluasi penting bagi Itera untuk menyempurnakan kesiapan akademik maupun fasilitas.
“Hasil visitasi ini menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan dokumen pengusulan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker sebelum diajukan pada tahap evaluasi berikutnya,” ujar Dr. Sri Efrinita.
Melalui langkah ini, Itera menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan kefarmasian dan menyiapkan tenaga apoteker profesional yang kompeten serta siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat. (Rilis FS/Humas)




