Mahasiswa Teknik Biomedis Yemima Perangin-Angin Raih Juara I Pilmapres Itera 2026

Mahasiswa Teknik Biomedis Yemima Perangin-Angin Raih Juara I Pilmapres Itera 2026

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS – Mahasiswa Program Studi Teknik Biomedis, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sumatera (Itera), Yemima Perangin-Angin, terpilih sebagai juara pertama dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Itera 2026. Ia ditetapkan sebagai pemenang dalam Grand Final yang berlangsung di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 2 Itera, Kamis, 2 April 2026.

Capaian tersebut mengantarkan Yemima untuk mewakili Itera pada ajang Pilmapres tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam kompetisi tersebut, Yemima mengusung gagasan inovatif bertajuk “CampuSense: Pengembangan Deteksi Dini Kecemasan Mahasiswa Berbasis AI yang Terintegrasi Sistem Presensi Digital Akademik.” Gagasan ini menawarkan solusi pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendeteksi kondisi kecemasan mahasiswa secara dini melalui integrasi dengan sistem presensi digital. Inovasi tersebut diharapkan menjadi langkah preventif dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa di lingkungan kampus.

Yemima mengusung gagasan inovatif bertajuk “CampuSense: Pengembangan Deteksi Dini Kecemasan Mahasiswa Berbasis AI yang Terintegrasi Sistem Presensi Digital Akademik.” Gagasan ini menawarkan solusi pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendeteksi kondisi kecemasan mahasiswa secara dini

Penetapan pemenang merupakan hasil dari rangkaian seleksi berjenjang yang dimulai dari tingkat program studi, fakultas, hingga tingkat institut. Pada tahap grand final, lima finalis terbaik berkompetisi dengan mempresentasikan gagasan di hadapan dewan juri. Mereka adalah Dharu Cahyoaji Sasongko (Sains Data), Fellanisa Proyono Putri (Desain Komunikasi Visual), Franklin Solano Sinaga (Rekayasa Kehutanan), Yemima Perangin-Angin (Teknik Biomedis), dan Akhmad Rasyid Alfarabi (Teknik Biomedis).

Selain Yemima sebagai juara pertama, panitia juga menetapkan Fellanisa Proyono Putri sebagai juara kedua dan Franklin Solano Sinaga sebagai juara ketiga.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan bahwa Pilmapres tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan juga sarana memperkuat citra dan kontribusi institusi. Ia menilai kegiatan ini turut berperan dalam meningkatkan minat calon mahasiswa serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Pemilihan Mahasiswa Berprestasi ini diharapkan dapat memperkuat branding Itera sekaligus mengundang berbagai pihak untuk berkontribusi dalam pembangunan kampus ke depan. Para finalis diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Target Juara Nasional

Pembina Pilmapres Itera, Chania Rahma, S.P.W., M.Sc., menambahkan bahwa Pilmapres merupakan ajang nasional yang rutin diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya Itera berhasil meraih predikat Harapan II di tingkat nasional.

Dengan pembinaan yang terus diperkuat dan sistem seleksi yang semakin matang, Itera optimistis dapat meningkatkan capaian prestasi di tingkat nasional, bahkan meraih posisi terbaik.

Dengan pembinaan yang terus diperkuat dan sistem seleksi yang semakin matang, Itera optimistis dapat meningkatkan capaian prestasi di tingkat nasional, bahkan meraih posisi terbaik.

Kegiatan grand final berlangsung dengan antusiasme tinggi dari sivitas akademika Itera yang memberikan dukungan kepada para finalis. Melalui ajang ini, Itera kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Adapun dewan juri dalam kegiatan ini terdiri atas Prof. Dr. Eng. Sarwono Sutikno, Dr. Husna Tiara Putri, S.T., M.T., dan Dr. apt. Sarnoko, S.Farm., M.Sc., yang melakukan penilaian berdasarkan capaian akademik, gagasan kreatif, serta kemampuan komunikasi, termasuk dalam bahasa Inggris.

Tim Liputan
Penulis :
Erlina Asri Purba (Teknik Telekomunikasi), Andre Ramadhani (Teknik Material)
Fotografer : Andiva Nur Prabowo(Rekayasa Kehutanan), Hana Yusriyyah Shofa (Desain Komunikasi Visual)