Mahasiswa Itera Terdampak Bencana Sumatera Terima Bantuan dari LPM Lampung

Mahasiswa Itera Terdampak Bencana Sumatera Terima Bantuan dari LPM Lampung

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS – Sebanyak 100 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang terdampak bencana alam Sumatera telah menerima bantuan dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Lampung. Bantuan diharapkan menjadi pemantik semangat agar mahasiswa asal Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tetap fokus berkuliah dan berprestasi.

Penyerahan bantuan secara simbolis kepada mahasiswa oleh Ketua DPD LPM Lampung Drs.Ahmad Bastian, S.Y, disaksikan langsung oleh Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha di Ruang Rapat Gedung A Itera, Selasa, 6 Januari 2026.

Rektor Itera menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPD LPM Lampung atas kepeduliannya kepada mahasiswa Itera yang terdampak bencana Sumatera. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan yang diberikan. Kami berharap teman-teman mahasiswa tetap kuat, bangkit, dan sukses ke depan menjadi sarjana Itera turut membangun negeri,”kata Rektor.

Menurut Rektor Itera, pihaknya telah berupaya meringankan dampak bencana yang menimpa sekitar 3.271 mahasiswa Itera. Misalnya dengan mengupayakan keringanan maupun pembebasan UKT bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yang terdampak bencana alam. Selain itu, penggalangan dana secara masif telah dilakukan oleh sivitas akademika untuk membantu korban bencana alam sebagai bentuk kepedulian sosial.

Itera telah berupaya meringankan dampak bencana yang menimpa sekitar 3.271 mahasiswa Itera. Misalnya dengan mengupayakan keringanan maupun pembebasan UKT bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yang terdampak bencana alam.

Sementara itu, Ketua DPD LPM Lampung Drs.Ahmad Bastian, S.Y., mengatakan pihaknya menaruh harapan besar pada kemajuan pendidikan di Lampung, satu hal yang dilakukan ialah turut memberikan bantuan kepada mahasiswa terdampak bencana Sumatera. “Mereka akan menjadi generasi penerus, estafet pembangunan bangsa ini akan berpindah ke teman-teman mahasiswa. Kami tidak bisa menjangkau masyarakat di lokasi bencana, namun bisa memberikan perhatian kepada mahasiswa perantau asal daerah terdampak bencana tersebut,” ujar Ahmad Bastian.

Ahmad Bastian menyampaikan, pihaknya juga telah memberikan bantuan untuk 10 mahasiswa Universitas Lampung, lima mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), sementara untuk Itera pihaknya memberikan bantuan untuk 100 orang. Ahmad Bastian memotivasi mahasiswa untuk tidak terbelenggu kesedihan yang mendalam. Pihaknya berharap bantuan kecil yang diberikan menjadi pemantik semangat teman-teman mahasiswa untuk fokus belajar, berprestasi dan berupaya mewujudkan cita-cita.

Tim Liputan
Penulis               : Vera Aglisa
Fotografer        : Arfan Ismail