ITERA NEWS — Tiga mahasiswa Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (Itera) berhasil lolos mengikuti program magang di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, dengan fokus menyusun konsep dan perancangan produk voluntourism berbasis konservasi. Program magang ini berlangsung pada 6 Januari hingga 6 Februari 2026.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah M. Emir Rasya, Muhammad Alfazri, dan Petra Baginda Christian Nainggolan, mahasiswa aktif angkatan 2023. Selama magang, mereka terlibat langsung dalam kegiatan perencanaan pariwisata berkelanjutan di kawasan konservasi yang merupakan habitat terakhir badak jawa (Rhinoceros sondaicus) dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1991.
Dalam program tersebut, para mahasiswa difokuskan pada penyusunan ide konsep serta perancangan produk voluntourism yang mengintegrasikan aktivitas wisata dengan kegiatan sukarela, seperti pelestarian lingkungan, edukasi konservasi, dan keterlibatan masyarakat sekitar kawasan taman nasional.
Voluntourism merupakan konsep pariwisata yang menggabungkan kegiatan wisata dengan aktivitas sukarela yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat
“Voluntourism merupakan konsep pariwisata yang menggabungkan kegiatan wisata dengan aktivitas sukarela yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar M. Emir Rasya, ketua kelompok magang.
Melalui program magang ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung di lapangan, khususnya dalam pengelolaan destinasi wisata alam yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi akademik dan praktis mahasiswa, tetapi juga menjadi kontribusi awal dalam pengembangan model pariwisata yang bertanggung jawab dan berwawasan konservasi di Indonesia. (Rilis/Humas)

