You are currently viewing Dosen Itera Terapkan Teknologi Active Solar Dryer pada Produksi Kerupuk Ikan Wader di Tiyuh Gunung Katun

Dosen Itera Terapkan Teknologi Active Solar Dryer pada Produksi Kerupuk Ikan Wader di Tiyuh Gunung Katun

ITERA NEWS – Tim dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. Kegiatan ini berfokus pada hilirisasi potensi ikan wader melalui penerapan teknologi active solar dryer serta penguatan aspek digitalisasi usaha bagi masyarakat desa binaan.

Kegiatan ini dihadiri Camat Tulang Bawang Udik Ashari, S.P., Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Laily, masyarakat setempat, mahasiswa KKN Itera, serta tim dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian Itera yang terdiri dari Dyah Putri Larassati, S.T.P., M.T.P., Elfa Susanti Thamrin, S.TP., M.Si., Untung Trimo Laksono, S.Pi., M.Si., dan Deni Subara, S.Si., M.T., Ph.D.

Ketua tim PkM, Deni Subara, S.Si., M.T., Ph.D., membuka kegiatan sekaligus menegaskan bahwa program ini merupakan lanjutan pendampingan Itera sejak 2024 yang diarahkan pada peningkatan nilai tambah komoditas lokal. “Melalui introduksi teknologi active solar dryer, masyarakat dapat melakukan proses pengeringan kerupuk ikan wader secara lebih efisien, higienis, dan tidak bergantung pada cuaca,” ujarnya.

Melalui introduksi teknologi active solar dryer, masyarakat dapat melakukan proses pengeringan kerupuk ikan wader secara lebih efisien, higienis, dan tidak bergantung pada cuaca

Kepala Program Studi Teknologi Industri Pertanian Itera, Untung Trimo Laksono, S.Pi., M.Si., menambahkan bahwa teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi kerupuk ikan wader sebagai produk unggulan desa. Selain itu, tim juga memberikan pemahaman terkait proses pengeringan yang optimal untuk menjaga mutu produk.

Pada sesi materi, Elfa Susanti Thamrin, S.TP., M.Si., menyampaikan inovasi pengemasan produk UMKM guna meningkatkan daya saing di pasar. Penguatan ini dilengkapi dengan pengenalan strategi digitalisasi usaha sebagai upaya memperluas jangkauan pemasaran produk olahan ikan wader.

Pemerintah setempat menyambut baik kegiatan tersebut. Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily, menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan program yang telah terjalin bersama Itera. Sementara itu, Camat Tulang Bawang Udik, Ashari, S.P., mengapresiasi kontribusi dosen Itera dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Melalui kegiatan PkM berdampak ini, Itera menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan desa binaan melalui inovasi teknologi tepat guna dan pemberdayaan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi produk lokal secara berkelanjutan. (Rilis/Humas)