Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota ITERA Mengadakan Studium Generale dengan Tema “Urgensi dan Pemahaman Masterplan Pembangunan dan Perumahan dan Kawasan Permukiman”

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota ITERA Mengadakan Studium Generale dengan Tema “Urgensi dan Pemahaman Masterplan Pembangunan dan Perumahan dan Kawasan Permukiman”

  • Post author:
  • Post category:feed
Print Friendly, PDF & Email

Kamis (5/11/2020) Program Studi PWK menyelenggarakan Studium Generale KU-0006 dengan tema “Urgensi dan Pemahaman Masterplan Pembangunan dan Perumahan dan Kawasan Permukiman”. Studium Generale ini diselenggarakan secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom meeting dengan jumlah peserta  sekitar 180 orang yang berasal dari berbagai universitas, profesi dan instansi.

Studium Generale ini mengundang Dr. Ir. H. Budiyono, B.Mu.E., M.Si (IAP) Purnabakti Kementerian PUPR, sebagai narasumber dan Tetty Harahap S.T., M.Eng sebagai moderator yang merupakan dosen Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, ITERA.

Studium generale ini dibuka dengan sambutan yang disampaikan Ketua Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sumatera, yaitu Dr. Ir. Muhammad Irfan Affandi, M.Si. Acara Studium Generale ini kemudian dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi penyampaian materi oleh narasumber dan sesi tanya-jawab.

Dalam penyampaian materi, Dr. Ir. H. Budiyono, B.Mu.E., M.Si (IAP) menjelaskan bahwa “… tantangan perumahan dan kawasan permukiman tidak hanya ada di perkotaan, tetapi juga di perdesaan.” Beliau juga menjelaskan ada beberapa permasalahan perumahan dan kawasan permukiman, diantaranya backlog atau kekurangan jumlah rumah yang layak, perumahan kumuh, dan adanya perumahan liar. Oleh karena itu, dalam penyelesaian masalah permukiman tersebut, beliau menjelaskan bahwa RP3KP (Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman) menjadi salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan dalam merencanakan kawasan permukiman dan pengembangan perumahan yang lebih baik.

Peserta yang hadir dalam Studium Generale menunjukkan antusias dan respons positif. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pertanyaan yang diajukan peserta cukup banyak dalam sesi tanya-jawab. Acara Studium Generale ini ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan narasumber secara daring.

Simpulan dari acara Studium Generale yang dilaksanakan oleh Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota adalah masih cukup banyak dibutuhkan sumber daya manusia yang paham mengenai Urgensi dan Pemahaman Master Plan Pembangunan dan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP). Hal ini bisa menjadi peluang bagi lulusan mahasiswa Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota untuk bisa menjadi bagian dalam pemecahan penyediaan  pembangunan dan perumahan dan kawasan permukiman layak.