{"id":9914,"date":"2020-05-03T14:49:04","date_gmt":"2020-05-03T07:49:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=9914"},"modified":"2020-05-03T14:49:04","modified_gmt":"2020-05-03T07:49:04","slug":"saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/","title":{"rendered":"Saksikan Fenomena Puncak Hujan Meteor Berikut Penjelasan Dosen Astronomi ITERA"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>ITERA NEWS. Masyarakat dapat menyaksikan fenomena astronomi berupa hujan meteor yang berasal dari arah Rasi Aquarius yang diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 4, 5, dan 6 Mei 2020, sekitar pukul 03.00 dini hari di langit sebelah timur. Hujan meteor tersebut diperkirakan bisa mencapai 34 buah meteor per jamnya.<\/p>\n<p><em>Dosen<\/em>\u00a0Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAK) Institut Teknologi Sumatera (<em>ITERA)<\/em>,\u00a0<em>Robiatul<\/em>\u00a0Muztaba, S.Si., M.Si., atau akrab disapa Aji, menjelaskan, saat ini memang sedang masuk dalam rentang waktu fenomena hujan meteor yaitu tanggal 19 April &#8211; 28 Mei mendatang.<\/p>\n<p><em>Sebelumnya, Aji juga menanggapi sebuah fenomena astronomi berupa adanya benda langit yang terekam oleh salah satu warga Lampung Selatan, menyerupai meteor dengan cahaya dan ekor yang panjang, melintas yang banyak diperbincangkan warganet.<\/em><\/p>\n<p>\u201cJadi video yang beredar itu bisa saja jadi salah satu pecahan dari meteor itu. Meteor yang bergesekan dengan atmosfer bumi akan menghasilkan proses pembakaran, kalo dilihat dari videonya intensitas pembakarannya cukup besar dan masuk dalam kelompok atau jenis Fireball,\u201d ujar Aji, Minggu (3\/5\/2020).<\/p>\n<p>Dari pengamatan video, Aji menyebut meteor jenis Fireball tersebut habis di atmosfer atau terjadi ledakan dengan intensitas yang kecil. Peristira tersebut dalam ilmu astronomi biasa disebut Bollide.<\/p>\n<blockquote>\n<h3>\u201cKalo saja masih ada sisa meteor yang menembus atmosfer hingga ke permukaan bumi, objek itu di sebut juga sebagai meteorit, tapi sepertinya kalo dilihat dari video tersebut meteor habis terbakar di atmosfer bumi.&#8221;<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>\u201cKalo saja masih ada sisa meteor yang menembus atmosfer hingga ke permukaan bumi, objek itu di sebut juga sebagai meteorit, tapi sepertinya kalo dilihat dari video tersebut meteor habis terbakar di atmosfer bumi,\u201d jelas Aji.<\/p>\n<p>Aji menyampaikan, bahwa fenomena yang terekam salah satu warga tersebut hanyalah peristiwa astronomi biasa. Setiap tahun pasti ada, sehingga masyarakat diminta tetap tenang, dan tidak memunculkan isu-isu yang mengkhawatirkan masyarakat luas.<\/p>\n<p>\u201cMasyakarak jangan khawatir, kondisi langit yang bagus seperti di wilayah Lampung yang masih minim polusi cahaya, membuat masyarakat bisa menikmati dan mengamati bersama fenomena hujan meteor ini di tanggal 4, 5, dan 6 di saat waktu sahur,\u201d ujar Aji. [Humas]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ITERA NEWS. Masyarakat dapat menyaksikan fenomena astronomi berupa hujan meteor yang berasal dari arah Rasi Aquarius yang diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 4, 5, dan 6 Mei 2020, sekitar pukul 03.00 dini hari di langit sebelah timur. Hujan meteor tersebut diperkirakan bisa mencapai 34 buah meteor per jamnya. Dosen\u00a0Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAK) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":9915,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[610,609,46,22,504],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Saksikan Fenomena Puncak Hujan Meteor Berikut Penjelasan Dosen Astronomi ITERA - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Masyarakat dapat menyaksikan fenomena astronomi hujan meteor yang berasal dari arah Rasi Aquarius yang diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 4, 5,\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Saksikan Fenomena Puncak Hujan Meteor Berikut Penjelasan Dosen Astronomi ITERA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masyarakat dapat menyaksikan fenomena astronomi hujan meteor yang berasal dari arah Rasi Aquarius yang diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 4, 5,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-03T07:49:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/mAS-aJI-copy-1024x686.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"686\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/mAS-aJI-copy.jpg\",\"width\":4258,\"height\":2854,\"caption\":\"[:id]Robiatul Muztaba, S.Si., M.Si.,\/Dok. Pribadi[:]\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/\",\"name\":\"[:id]Saksikan Fenomena Puncak Hujan Meteor Berikut Penjelasan Dosen Astronomi ITERA[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-05-03T07:49:04+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-03T07:49:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"Masyarakat dapat menyaksikan fenomena astronomi hujan meteor yang berasal dari arah Rasi Aquarius yang diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 4, 5,\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/saksikan-fenomena-puncak-hujan-meteor-berikut-penjelasan-dosen-astronomi-itera\/\",\"name\":\"Saksikan Fenomena Puncak Hujan Meteor Berikut Penjelasan Dosen Astronomi ITERA\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9914"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9914"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9916,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9914\/revisions\/9916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}