{"id":7470,"date":"2019-08-15T18:25:31","date_gmt":"2019-08-15T11:25:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=7470"},"modified":"2019-08-15T18:25:31","modified_gmt":"2019-08-15T11:25:31","slug":"itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/","title":{"rendered":"ITERA dan Tiga Universitas Jepang Kaji Penanganan Bencana Selat Sunda"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengadakan internasional workshop penanganan kebencanaan bertajuk \u201cCoastal Disaster Management\u2019 yang menghadirkan dua pembicara asal Jepang Dr. Takahito Mikami dari Tokyo City University dan Dr. Ryota Nakamura dari Niigata University serta dua mahasiswa peneliti asal Waseda University. Dalam workshop yang diadakan di Aula Gedung C ITERA, Kamis (15\/8\/2019) tersebut dibahas seputar kajian ilmiah beberapa bencana yang pernah terjadi di Indonesia, seperti gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sulawesi Tengah pada 2018 serta potensi bencana di Selat Sunda.<br \/>\nRektor ITERA Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan, topik manajemen penanganan bencana penting dikaji lebih mendalam oleh para dosen dan mahasiswa. Sebab, letak geografis Indonesia yang berada di jalur ring of fire membuat hampir seluruh daerah rawan mengalami gempa bumi yang dapat mengakibatkan tsunami, termasuk di Selat Sunda. Bahkan belum lama ini, bencana tsunami terjadi di Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengakibatkan kerusakan di daerah Banten dan Lampung Selatan.<br \/>\n\u201cPengetahuan baik secara teknik ataupun material sangat dibutuhkan untuk menunjang penelitian yang berkaitan dengan kebencanaan sebagai langkah mitigasi bencana baik di Lampung dan di Pulau Sumatera,\u201dujar Rektor di hadapan peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.<\/p>\n<blockquote>\n<h4>\u201cPengetahuan baik secara teknik ataupun material sangat dibutuhkan untuk menunjang penelitian yang berkaitan dengan kebencanaan sebagai langkah mitigasi bencana baik di Lampung dan di Pulau Sumatera,\u201d<\/h4>\n<\/blockquote>\n<p>Dalam kesempatan tersebut Dr. Takahito Makami dari Tokyo City University memaparkan hasil survey lapangan yang dilakukan pasca gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Melalui investigasi dokumentasi pasca bencana, yang didukung data sejarah area, dan tipografi area, Dr. Takahito Makami mengungkapkan 65% penyebab tsunami adalah gempa bumi saja. Namun, dalam kasus di Palu, penyebab tsunami adalah gempa dan longsor. Sementara pemateri kedua, Dr. Ryota Nakamura dari Niigata University menjabarkan seputar bencana topan dan badai yang biasa melanda kawasan beriklim tropis, termasuk seluruh kawasan Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Sejarah Selat Sunda<\/strong><\/p>\n<p>Mengenai kebencanaan di Selat Sunda, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG) ITERA, Dr.Zadrach L Dupe, mengungkapkan bahwa Selat Sunda memiliki sejarah kebencanaan panjang dan sangat rawan terhadap bencana gempa, letusan gunung berapi dan tsunami. Oleh karena itu, penting bagi ITERA yang berkedudukan di Provinsi Lampung untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap semua jenis bencana alam serta membangun infrastruktur yang melindungi masyarakat dari ancaman tersebut.<br \/>\nKepala ITERA International Office (IIO), Acep Purqon Ph.D menambahkan, mitigasi bencana yang dilakukan dapat meminimalisir korban jiwa serta membantu mengedukasi masyarakat lokal agar menanggapi bencana dengan lebih sistematik. Selain itu, penelitian tentang kebencanaan Selat Sunda ini dapat melibatkan dosen-dosen dan mahasiswa ITERA dari berbagai disiplin ilmu untuk bersama-sama mengatasi permasalahan yang ada.<br \/>\n\u201cJepang telah memiliki teknologi yang canggih untuk meneliti tentang kebencanaan, namun keberhasilan penelitian tersebut tidak luput dari bantuan penduduk lokal. Sehingga baik hasil maupun data yang didapat dari penelitian bersama dapat berguna bagi pemerintah maupun lembaga terkait.\u201d Jelas Acep.<br \/>\nSelain workshop, dalam pertemuan tersebut juga turut ditandatangani nota kesepahaman antara ITERA dengan Harbin Institute of Technology, Tiongkok. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Rektor ITERA Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc., Ph.D., didamping, Wakil Rektor ITERA Bidang Non Akademik Prof. Dr. Sukrasno, M.S., Ketua Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan ITERA Dr. Rahayu Sulistyorini, S.T., M.T. serta Direktur ITERA International Office Acep Purqon, Ph.D. <strong>[Humas]<\/strong>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;7471,7472,7473,7474,7475,7476,7477,7478,7479,7480&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengadakan internasional workshop penanganan kebencanaan bertajuk \u201cCoastal Disaster Management\u2019 yang menghadirkan dua pembicara asal Jepang Dr. Takahito Mikami dari Tokyo City University dan Dr. Ryota Nakamura dari Niigata University serta dua mahasiswa peneliti asal Waseda University. Dalam workshop yang diadakan di Aula Gedung C ITERA, Kamis (15\/8\/2019) tersebut dibahas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":7480,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[46,22,190,192,194,193,154,191],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>ITERA dan Tiga Universitas Jepang Kaji Penanganan Bencana Selat Sunda - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengadakan internasional workshop penanganan kebencanaan bertajuk \u201cCoastal Disaster Management\u2019 yang menghadirkan dua\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"ITERA dan Tiga Universitas Jepang Kaji Penanganan Bencana Selat Sunda\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengadakan internasional workshop penanganan kebencanaan bertajuk \u201cCoastal Disaster Management\u2019 yang menghadirkan dua\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-15T11:25:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/18-1024x676.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"676\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/18.jpg\",\"width\":4516,\"height\":2980},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/\",\"name\":\"[:id]ITERA dan Tiga Universitas Jepang Kaji Penanganan Bencana Selat Sunda[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-08-15T11:25:31+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-15T11:25:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengadakan internasional workshop penanganan kebencanaan bertajuk \\u201cCoastal Disaster Management\\u2019 yang menghadirkan dua\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-dan-tiga-universitas-jepang-kaji-penanganan-bencana-selat-sunda\/\",\"name\":\"ITERA dan Tiga Universitas Jepang Kaji Penanganan Bencana Selat Sunda\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7470"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7470"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7481,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7470\/revisions\/7481"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7480"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}