{"id":41438,"date":"2026-09-05T22:20:10","date_gmt":"2026-09-05T15:20:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=41438"},"modified":"2026-09-05T22:24:26","modified_gmt":"2026-09-05T15:24:26","slug":"pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/","title":{"rendered":"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau"},"content":{"rendered":"<p><strong>ITERA NEWS \u2013<\/strong> Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) masih berlangsung hingga saat ini. Sejak Jumat malam, 4 September 2026, GAK mengalami erupsi yang melontarkan lava pijar (<em>fountain lava<\/em>) dengan kolom erupsi lebih dari 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Erupsi tersebut bertipe <em>Strombolian<\/em> dan menghasilkan material vulkanik dalam volume cukup besar yang terlontar ke atmosfer.<\/p>\n<p>Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebaran abu vulkanik bergerak ke arah timur hingga selatan yang berdampak pada wilayah Banten dan Jawa Barat. Sementara itu, sebaran abu juga bergerak ke arah barat daya hingga barat laut dan berpotensi memengaruhi sejumlah wilayah di Lampung.<\/p>\n<p>Dosen Teknik Geologi Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang juga pakar vulkanologi, Happy Christin Natalia, S.T., M.T., menjelaskan bahwa abu vulkanik merupakan material vulkanik berukuran sangat kecil atau mikro dengan bentuk partikel yang bersudut tajam. Karakteristik tersebut membuat abu vulkanik perlu diwaspadai karena dapat membahayakan kesehatan manusia, khususnya sistem pernapasan.<\/p>\n<blockquote>\n<h3>&#8220;Kandungan abu vulkanik, umumnya sama dengan unsur yang terdapat dalam magma, seperti silika, aluminium, dan lainnya. Namun, yang paling berbahaya sebenarnya adalah bentuk partikelnya yang berukuran sangat kecil dan bersudut tajam, sehingga dapat mengiritasi atau melukai saluran pernapasan&#8221;<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Ia menjelaskan, secara umum, kandungan abu vulkanik memiliki unsur yang serupa dengan material penyusun magma, seperti silika dan aluminium, dan material lainnya. Namun, menurutnya, aspek yang perlu lebih diwaspadai bukan semata-mata kandungan unsurnya, melainkan karakteristik fisik partikelnya yang berukuran sangat kecil dan bersudut tajam.<\/p>\n<p>\u201cUntuk kandungan abu vulkanik, umumnya sama dengan unsur yang terdapat dalam magma, seperti silika, aluminium, dan lainnya. Namun, yang paling berbahaya sebenarnya adalah bentuk partikelnya yang berukuran sangat kecil dan bersudut tajam, sehingga dapat mengiritasi atau melukai saluran pernapasan,\u201d ujar Happy, Sabtu, 5 September 2026.<\/p>\n<p><strong>Kondisi GAK<\/strong><\/p>\n<p>Di sisi lain, aktivitas vulkanik di kawasan GAK masih terus berlangsung. Erupsi menghasilkan beberapa kali letusan dan dentuman dengan ketinggian kolom erupsi yang bervariasi. Kondisi tersebut masih berada dalam pemantauan intensif oleh Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau.<\/p>\n<p>Sehubungan dengan kondisi tersebut, Happy meminta masyarakat untuk terus mematuhi jarak aman yang telah ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Masyarakat juga tidak perlu panik selama tetap mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang.<\/p>\n<p>\u201cUntuk saat ini, masyarakat diharapkan mengikuti seluruh arahan dari pihak berwajib demi menjaga keselamatan diri dan keluarga. Masyarakat juga perlu terus memantau informasi resmi dari pihak terkait, seperti PVMBG dan BMKG, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks yang beredar di internet,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Masyarakat yang berada di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik juga diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi paparan langsung terhadap abu vulkanik sebagai langkah untuk menjaga kesehatan. <strong>(Humas)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ITERA NEWS \u2013 Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) masih berlangsung hingga saat ini. Sejak Jumat malam, 4 September 2026, GAK mengalami erupsi yang melontarkan lava pijar (fountain lava) dengan kolom erupsi lebih dari 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Erupsi tersebut bertipe Strombolian dan menghasilkan material vulkanik dalam volume cukup besar yang terlontar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":41439,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_front_end_style_editor":"no","ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"","ocean_second_sidebar":"","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"","ocean_custom_header_template":"","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"","ocean_menu_typo_font_family":"","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1179,46,22],"class_list":["post-41438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-gunung-anak-krakatau","tag-institut-teknologi-sumatera","tag-itera","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:locale:alternate\" content=\"id\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-05T15:20:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-05T15:24:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1976\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1068\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editor : Rudiyansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Editor : Rudiyansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cc88f81a4d2c03f2dbe7f72615585edd\"},\"headline\":\"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau\",\"datePublished\":\"2026-09-05T15:20:10+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-05T15:24:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/\"},\"wordCount\":440,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png\",\"keywords\":[\"Gunung Anak Krakatau\",\"Institut Teknologi Sumatera\",\"ITERA\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/\",\"name\":\"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png\",\"datePublished\":\"2026-09-05T15:20:10+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-05T15:24:26+00:00\",\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png\",\"width\":1976,\"height\":1068},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Institut Teknologi Sumatera\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/cropped-pict-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/cropped-pict-1.png\",\"width\":417,\"height\":154,\"caption\":\"Institut Teknologi Sumatera\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/itera.official\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/itera_PTN\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cc88f81a4d2c03f2dbe7f72615585edd\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/25db39ad9c4f0bb0c5084ff09cead85ce7bd98ee773025c9bd99f4eef1e05eac?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/25db39ad9c4f0bb0c5084ff09cead85ce7bd98ee773025c9bd99f4eef1e05eac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/25db39ad9c4f0bb0c5084ff09cead85ce7bd98ee773025c9bd99f4eef1e05eac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/en\\\/author\\\/rudi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau","description":"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"[:id]Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau[:] - ITERA","og_description":"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.","og_url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/","og_site_name":"ITERA","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official","article_published_time":"2026-09-05T15:20:10+00:00","article_modified_time":"2026-09-05T15:24:26+00:00","og_image":[{"width":1976,"height":1068,"url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png","type":"image\/png"}],"author":"Editor : Rudiyansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@itera_PTN","twitter_site":"@itera_PTN","twitter_misc":{"Written by":"Editor : Rudiyansyah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/"},"author":{"name":"Editor : Rudiyansyah","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#\/schema\/person\/cc88f81a4d2c03f2dbe7f72615585edd"},"headline":"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau","datePublished":"2026-09-05T15:20:10+00:00","dateModified":"2026-09-05T15:24:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/"},"wordCount":440,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png","keywords":["Gunung Anak Krakatau","Institut Teknologi Sumatera","ITERA"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/","name":"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png","datePublished":"2026-09-05T15:20:10+00:00","dateModified":"2026-09-05T15:24:26+00:00","description":"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png","contentUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Tangkapan-Layar-2026-09-05-pukul-22.17.45.png","width":1976,"height":1068},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/pakar-vulkanologi-itera-imbau-masyarakat-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-erupsi-gunung-anak-krakatau\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.itera.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pakar Vulkanologi Itera Imbau Masyarakat Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#website","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/","name":"ITERA","description":"Smart, Friendly, and Forest Campus","publisher":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#organization","name":"Institut Teknologi Sumatera","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/cropped-pict-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/cropped-pict-1.png","width":417,"height":154,"caption":"Institut Teknologi Sumatera"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/itera.official","https:\/\/x.com\/itera_PTN"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/#\/schema\/person\/cc88f81a4d2c03f2dbe7f72615585edd","name":"Editor : Rudiyansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/25db39ad9c4f0bb0c5084ff09cead85ce7bd98ee773025c9bd99f4eef1e05eac?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/25db39ad9c4f0bb0c5084ff09cead85ce7bd98ee773025c9bd99f4eef1e05eac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/25db39ad9c4f0bb0c5084ff09cead85ce7bd98ee773025c9bd99f4eef1e05eac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Editor : Rudiyansyah"},"url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/author\/rudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41438"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41438\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41442,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41438\/revisions\/41442"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}