{"id":40387,"date":"2026-07-22T16:50:31","date_gmt":"2026-07-22T09:50:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=40387"},"modified":"2026-07-22T16:50:31","modified_gmt":"2026-07-22T09:50:31","slug":"itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/","title":{"rendered":"Itera Matangkan Hilirisasi PhysioAnx, Alat Deteksi Dini Tingkat Kecemasan"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]<strong>ITERA NEWS \u2013<\/strong> Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Program Studi Teknik Biomedis terus menyempurnakan PhysioAnx, inovasi alat bantu skrining tingkat kecemasan berbasis respons fisiologis tubuh yang mampu memberikan deteksi dini kondisi kecemasan secara lebih objektif, cepat, dan non-invasif. Inovasi tersebut kini memasuki tahap validasi implementasi melalui <em>Focus Group Discussion<\/em> (FGD) bertajuk <em>Validasi Kebutuhan dan Kelayakan Implementasi PhysioAnx sebagai Alat Bantu Skrining Tingkat Kecemasan<\/em> yang digelar di Gedung C Itera, Rabu, 22 Juni 2026, sebagai bagian dari proses hilirisasi riset menuju pemanfaatan di masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Rektor Itera, Prof. Dr. Apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa PhysioAnx diharapkan menjadi inovasi Itera yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pengembangan PhysioAnx menjadi langkah awal Itera dalam menghadirkan produk teknologi kesehatan yang siap dihilirisasikan.\u00a0 &#8220;Ini adalah sebuah langkah maju dan terobosan sebagai awal bagi Itera untuk menghasilkan lebih banyak inovasi,&#8221; ujar Rektor.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sejalan dengan semangat yang disampaikan Presiden Prabowo, kemajuan suatu negara ditopang oleh sains dan teknologi. Karena itu, hasil riset perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi harus dapat diproduksi dan dimanfaatkan untuk mendukung layanan kesehatan. Rektor juga menilai teknologi sensor yang dikembangkan dalam PhysioAnx berpotensi menjadi fondasi bagi pengembangan berbagai perangkat biomedis lainnya di Itera.<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Dalam proses pengembangannya, PhysioAnx telah diuji pada 275 subjek melalui 573 kali pengukuran menggunakan <em>Hamilton Anxiety Rating Scale<\/em> (HARS) sebagai pembanding. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi, presisi, <em>recall<\/em>, dan <em>F1-score<\/em> di atas 96 persen serta nilai <em>Cohen&#8217;s Kappa<\/em> sebesar 0,932.<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>PhysioAnx bekerja dengan mengukur detak jantung, suhu kulit, dan konduktansi kulit yang berkaitan dengan aktivitas sistem saraf otonom saat seseorang mengalami kecemasan. Dalam waktu sekitar satu menit, sistem mengolah data fisiologis secara <em>real-time<\/em> untuk menghasilkan gambaran awal tingkat kecemasan sebagai informasi pendukung bagi psikolog, konselor, maupun tenaga kesehatan. Alat ini bukan perangkat diagnosis, melainkan sarana skrining awal yang mendukung proses pemeriksaan oleh tenaga profesional.<\/p>\n<p>Ketua Peneliti PhysioAnx yang juga Koordinator Prodi Teknik Biomedis Itera, Rudi Setiawan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa inovasi tersebut dikembangkan sejak 2024 bersama mitra industri PT Entri Jaya Makmur di Solo. Menurutnya, FGD menjadi tahapan penting untuk memperoleh masukan dari calon pengguna agar penyempurnaan produk sesuai dengan kebutuhan di lapangan. &#8220;Pengembangan PhysioAnx merupakan kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat sebagai pengguna. Harapannya, inovasi ini tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga menjadi produk yang bermanfaat sebagai pendukung skrining kecemasan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h3>Siap Implementasi<\/h3>\n<p>Dalam proses pengembangannya, PhysioAnx telah diuji pada 275 subjek melalui 573 kali pengukuran menggunakan <em>Hamilton Anxiety Rating Scale<\/em> (HARS) sebagai pembanding. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi, presisi, <em>recall<\/em>, dan <em>F1-score<\/em> di atas 96 persen serta nilai <em>Cohen&#8217;s Kappa<\/em> sebesar 0,932. Capaian tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan validasi implementasi pada lingkungan yang lebih luas.<\/p>\n<p>Plt. Dekan Fakultas Teknologi Industri Itera, Dr. Jabosar Ronggur Hamonangan Panjaitan, S.T., M.T., mengapresiasi pelaksanaan FGD sebagai forum untuk memperoleh masukan dalam penyempurnaan inovasi sekaligus membangun dukungan dan kolaborasi agar hasil riset dapat diimplementasikan secara lebih luas.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Pusat Implementasi Inovasi Itera, Deni Subara, S.Si., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa PhysioAnx merupakan salah satu inovasi dosen Itera yang memiliki potensi kuat untuk dihilirisasikan. Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat transformasi hasil riset menjadi produk yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.<\/p>\n<p>FGD menghadirkan psikolog, guru Bimbingan dan Konseling (BK) tingkat SMP dan SMA di Kota Bandar Lampung, konselor, serta pengelola layanan konseling perguruan tinggi. Keterlibatan para pemangku kepentingan tersebut diharapkan menghasilkan masukan untuk menyempurnakan desain alat, standar operasional, mekanisme penyampaian hasil, perlindungan data, hingga sistem tindak lanjut sehingga PhysioAnx siap diimplementasikan sebagai alat bantu skrining tingkat kecemasan di berbagai lingkungan layanan.<\/p>\n<p><strong>Tim Liputan<br \/>\n<\/strong><strong>Penulis<\/strong> : Rudiyansyah<br \/>\n<strong>Fotografer<\/strong> : Arpan Ismail[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;40394,40392,40390,40393,40391,40389,40388&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS \u2013 Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Program Studi Teknik Biomedis terus menyempurnakan PhysioAnx, inovasi alat bantu skrining tingkat kecemasan berbasis respons fisiologis tubuh yang mampu memberikan deteksi dini kondisi kecemasan secara lebih objektif, cepat, dan non-invasif. Inovasi tersebut kini memasuki tahap validasi implementasi melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Validasi Kebutuhan dan Kelayakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":40390,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[2547,1210,46,22,2546],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Itera Matangkan Hilirisasi PhysioAnx, Alat Deteksi Dini Tingkat Kecemasan - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Itera Matangkan Hilirisasi PhysioAnx, Alat Deteksi Dini Tingkat Kecemasan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-22T09:50:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ITR04502.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1420\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ITR04502.jpg\",\"width\":1420,\"height\":800},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/\",\"name\":\"[:id]Itera Matangkan Hilirisasi PhysioAnx, Alat Deteksi Dini Tingkat Kecemasan[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-07-22T09:50:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-22T09:50:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/itera-matangkan-hilirisasi-physioanx-alat-deteksi-dini-tingkat-kecemasan\/\",\"name\":\"Itera Matangkan Hilirisasi PhysioAnx, Alat Deteksi Dini Tingkat Kecemasan\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40387"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40387"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40395,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40387\/revisions\/40395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}