{"id":38137,"date":"2026-01-26T11:21:46","date_gmt":"2026-01-26T04:21:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=38137"},"modified":"2026-01-26T11:21:46","modified_gmt":"2026-01-26T04:21:46","slug":"dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/","title":{"rendered":"Dukung Pemulihan Pascabencana, Tim Teknik Geofisika Itera Petakan Sumber Air Bersih di Aceh"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]<strong>ITERA NEWS \u2013 <\/strong>Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Tim Teknik Geofisika terlibat dalam pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh. Tim dosen Rizka, S.T., M.T., bersama dua mahasiswa, Jhon Erik Natanel Hutabarat, dan Yarra Rizky Zebua, secara langsung melakukan pemetaan sumber air bersih di wilayah terdampak banjir di beberapa daerah di Aceh.<\/p>\n<p>Dengan memanfaatkan teknologi <em>Audio Frequency Magnetotelluric<\/em>\/ADMT tim Itera berhasil mendeteksi sekitar 50 titik potensial pembangunan sumur bor air bersih di lokasi terdampak bencana.<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari program \u201cLampung untuk Sumatera Bangkit\u201d dalam rangkaian <em>Sumatera Pulih<\/em>, yang dilaksanakan pada 16\u201324 Januari 2026. Dalam pelaksananya, tim berkolaborasi dengan forum Rescue Relawan Lampung yang mewakili Pemerintah Provinsi Lampung dalam misi kemanusiaan lintas daerah.<\/p>\n<p>Dosen Teknik Geofisika Itera, Rizka menyampaikan, keterlibatan mereka merupakan wujud nyata peran Itera dalam pengabdian kepada masyarakat, di Lokasi terdampak bencana Sumatra, sekaligus \u00a0penerapan keilmuan geofisika di lapangan.<\/p>\n<p>Sejumlah desa yang menjadi sasaran pemetaan di wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang, antara lain Desa Purwodadi, Kampung Jawa, Desa Harum Manis, Desa Tanjung Mancang, Desa Timbang Langka, Desa Bandar Khalifah, Desa Sukamaju (Tenggulu).<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Melalui pemetaan geofisika, tim berupaya memastikan titik bor yang direkomendasikan mampu menyediakan air bersih dengan kualitas dan kuantitas yang layak bagi masyarakat, meskipun akses ke beberapa lokasi cukup terbatas<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Dalam pemetaan sumber air bersih tersebut, Rizka, mengungkapkan berbagai tantangan, seperti \u00a0di Kabupaten Aceh Tamiang dengan kondisi geologi yang kompleks serta daerah penghasil minyak. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kerap gagal melakukan pengeboran akibat keluar minyak atau air dengan kualitas buruk. Bahkan pada beberapa lokasi, sumur yang berhasil dibangun hanya menghasilkan debit air yang kecil dan belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.<\/p>\n<p>Namun dengan bantuan teknologi yang dibawa oleh tim Itera, yaitu memanfaatkan alat <em>Audio Frequency Magnetotelluric<\/em>\/ADMT tim berhasil menemukan titik potensial sumber air yang berkualitas. Dengan bantuan alat ADMT Tim berhasil melakukan deteksi sekitar 50 titik potensial pembangunan sumur bor air bersih. \u201cMetode ini memiliki keunggulan meminimalkan risiko kegagalan pengeboran sumur yang selama ini kerap terjadi di wilayah pengeboran,\u201d ujar Rizka.<\/p>\n<p>Dosen Teknik Geofisika Itera, Rizka, menyampaikan proses pemilihan titik bor air dilakukan secara cermat karena kondisi geologi Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan penghasil minyak dan kondisi banjir turut menjadi tantangan. \u201cMelalui pemetaan geofisika, tim berupaya memastikan titik bor yang direkomendasikan mampu menyediakan air bersih dengan kualitas dan kuantitas yang layak bagi masyarakat, meskipun akses ke beberapa lokasi cukup terbatas,\u201d ujar Rizka.<\/p>\n<p>Melalui kontribusi ini, Itera terus berkomitmen dalam pemulihan daerah terdampak bencana serta memperkuat sinergi perguruan tinggi, pemerintah daerah dan komunitas relawan dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.<\/p>\n<p><strong>Penulis<\/strong> : Andre Ramadhani (Teknik Material)[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;38138,38140,38139,38142,38141,38143&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS \u2013 Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Tim Teknik Geofisika terlibat dalam pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh. Tim dosen Rizka, S.T., M.T., bersama dua mahasiswa, Jhon Erik Natanel Hutabarat, dan Yarra Rizky Zebua, secara langsung melakukan pemetaan sumber air bersih di wilayah terdampak banjir di beberapa daerah di Aceh. Dengan memanfaatkan teknologi Audio Frequency [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":38143,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[253,46,50,22,280],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dukung Pemulihan Pascabencana, Tim Teknik Geofisika Itera Petakan Sumber Air Bersih di Aceh - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dukung Pemulihan Pascabencana, Tim Teknik Geofisika Itera Petakan Sumber Air Bersih di Aceh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-26T04:21:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-25-at-09.36.43.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1266\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-25-at-09.36.43.jpeg\",\"width\":1266,\"height\":800},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/\",\"name\":\"[:id]Dukung Pemulihan Pascabencana, Tim Teknik Geofisika Itera Petakan Sumber Air Bersih di Aceh[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-01-26T04:21:46+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-26T04:21:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/dukung-pemulihan-pascabencana-tim-teknik-geofisika-itera-petakan-sumber-air-bersih-di-aceh\/\",\"name\":\"Dukung Pemulihan Pascabencana, Tim Teknik Geofisika Itera Petakan Sumber Air Bersih di Aceh\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38137"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38137"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38137\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38144,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38137\/revisions\/38144"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}