{"id":36209,"date":"2025-09-22T14:32:15","date_gmt":"2025-09-22T07:32:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=36209"},"modified":"2025-09-22T14:32:15","modified_gmt":"2025-09-22T07:32:15","slug":"cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/","title":{"rendered":"Cegah Stunting, Dosen Farmasi dan Mahasiswa KKN Itera Edukasi Pemanfaatan Jamur Tiram Jadi Produk Nutrasetika"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]<strong>ITERA NEWS \u2013<\/strong> Sebagai upaya pencegahan stunting, dosen Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (Itera) berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Rekognisi di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan, melaksanakan kegiatan Edukasi Pemanfaatan Jamur Tiram Menjadi Produk Nutrasetika untuk Pencegahan Stunting, Sabtu, 20 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari apt. Untia Kartika Sari R, S.Farm., M.Farm., apt. Mubarika Sekarsari Yusuf, S.Farm., M.Farm., dan apt. Juwana Janu, M.Farm.<\/p>\n<p>apt. Untia Kartika Sari R, S.Farm., M.Farm., menuturkan data Dinas Kesehatan Lampung Selatan (2022), menunjukkan prevalensi stunting di Desa Banjar Agung mencapai 21,3%, lebih tinggi dari ambang batas nasional sebesar 14%. Rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang dan minimnya variasi pangan fungsional menjadi faktor penyebab utama dari stunting masih tinggi di desa Banjar Agung, Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201dKegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman gizi\u00a0 yang seimbang dan menambah\u00a0 pengetahuan bagi warga desa Banjar Agung khususnya kader posyandu dan ibu yang memiliki balita dan anak terkait kandungan gizi jamur tiram\u00a0 yang ternyata bisa diolah menjadi produk nutrasetika,\u201d ujar Untia.<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Kandungan gizi jamur tiram dapat membantu mencegah stunting karena mendukung pertumbuhan tulang, perkembangan otak, serta mencegah anemia.<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Dalam sesi edukasi, \u00a0apt. Juwana Janu, M.Farm., menjelaskan bahwa jamur tiram (<em>Pleurotus ostreatus<\/em>) kaya protein nabati, serat, vitamin B kompleks, zat besi, kalsium, serta mineral penting lain. Kandungan gizi jamur tiram dapat membantu mencegah stunting karena mendukung pertumbuhan tulang, perkembangan otak, serta mencegah anemia.<\/p>\n<p>Sementara apt. Mubarika Sekarsari Yusuf, S.Farm., M.Farm., menambahkan dalam pemanfaatan jamur sebagai inovasi pangan fungsional, dosen Farmasi Itera bersama mahasiswa KKN Rekognisi Desa Banjar Agung memperkenalkan dua olahan pangan yaitu Nugget\u00a0 dan Pepes Jamur Tiram. \u00a0Nugget jamur tiram, dipilih menjadi inovasi pangan fungsional\u00a0 karena nugget disukai anak-anak karena rasanya yang gurih, tekstur lembut dan renyah serta bentuknya yang familiar. Sementara pepes jamur tiram, yang diolah dengan cara dikukus \u00a0yang diharapkan\u00a0 dapat menjaga kandungan protein, serat, vitamin dan mineral yang terkandung di dalam jamur tiram.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan PKM \u00a0ini, tim dosen Farmasi Itera dan Mahasiswa KKN Rekognisi berharap masyarakat desa Banjar Agung, Lampung Selatan, mampu mengadopsi pangan lokal bernilai gizi tinggi dari jamur tiram dalam pola konsumsi makanan sehari-hari di dalam keluarga. Kegiatan kolaboratif ini juga menunjukkan kontribusi nyata Itera kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, memberdayakan potensi pangan fungsional lokal, serta mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting menuju Generasi Emas 2045.<strong> (Rilis\/Humas)<\/strong>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;36211,36210,36212&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS \u2013 Sebagai upaya pencegahan stunting, dosen Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (Itera) berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Rekognisi di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan, melaksanakan kegiatan Edukasi Pemanfaatan Jamur Tiram Menjadi Produk Nutrasetika untuk Pencegahan Stunting, Sabtu, 20 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari apt. Untia Kartika Sari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":36211,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[2337,22,2321,2364],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cegah Stunting, Dosen Farmasi dan Mahasiswa KKN Itera Edukasi Pemanfaatan Jamur Tiram Jadi Produk Nutrasetika - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cegah Stunting, Dosen Farmasi dan Mahasiswa KKN Itera Edukasi Pemanfaatan Jamur Tiram Jadi Produk Nutrasetika\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-22T07:32:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_2523.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1336\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG_2523.jpg\",\"width\":1336,\"height\":800},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/\",\"name\":\"[:id]Cegah Stunting, Dosen Farmasi dan Mahasiswa KKN Itera Edukasi Pemanfaatan Jamur Tiram Jadi Produk Nutrasetika[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-09-22T07:32:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-22T07:32:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/cegah-stunting-dosen-farmasi-dan-mahasiswa-kkn-itera-edukasi-pemanfaatan-jamur-tiram-jadi-produk-nutrasetika\/\",\"name\":\"Cegah Stunting, Dosen Farmasi dan Mahasiswa KKN Itera Edukasi Pemanfaatan Jamur Tiram Jadi Produk Nutrasetika\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36209"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36209"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36209\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36213,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36209\/revisions\/36213"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36211"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}