{"id":32279,"date":"2024-12-06T16:24:31","date_gmt":"2024-12-06T09:24:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=32279"},"modified":"2024-12-06T16:24:31","modified_gmt":"2024-12-06T09:24:31","slug":"inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/","title":{"rendered":"Inspiratif! Kisah Dua Alumni Teknik Sipil Itera Raih Beasiswa S2 di Taiwan"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS \u2014 Melanjutkan studi ke luar negeri adalah impian banyak mahasiswa. Bagi Preza Setiawan dan Naomi Jesika Sitompul, alumni Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (Itera) angkatan 2023, impian itu kini menjadi kenyataan. Keduanya berhasil mendapatkan beasiswa untuk program magister di Taiwan.<\/p>\n<p>Preza kini menempuh studi di National Ilan University (NIU), sementara Naomi melanjutkan pendidikannya di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST). Perjalanan mereka tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa persiapan matang dan kerja keras dapat membuka peluang besar.<\/p>\n<p>Preza memilih fokus pada riset inovasi material konstruksi yang sejalan dengan tantangan global seperti perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. \u201cSaya merasa ada banyak hal yang belum saya pahami terkait masalah lingkungan. Melalui studi ini, saya ingin berkontribusi pada solusi untuk tantangan tersebut,\u201d ujar Preza.<\/p>\n<p>Sementara itu, Naomi mengungkapkan alasan serupa. \u201cSaya ingin memperdalam pemahaman di bidang teknik sipil, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia profesional. Beasiswa ini adalah pintu untuk mewujudkan impian tersebut,\u201d katanya.<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Preza kini menempuh studi di National Ilan University (NIU), sementara Naomi melanjutkan pendidikannya di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST).<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Kedua alumni ini meraih beasiswa melalui perjalanan yang tidak mudah. Preza mendapatkan rekomendasi dari seorang profesor di NIU yang mengenalnya selama mengikuti program Taiwan Experience Education Program (TEEP). \u201cHubungan baik dengan profesor menjadi kunci. Berkat program tersebut, saya mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan studi di bawah bimbingannya,\u201d jelas Preza.<\/p>\n<p>Naomi, di sisi lain, mempersiapkan seluruh dokumen dengan detail, mulai dari CV, study plan, hingga motivation letter. Ia juga melalui proses wawancara ketat sebelum akhirnya diterima. \u201cPersiapan berkas yang matang sangat penting. Saya ingin memastikan tujuan saya terlihat jelas di mata penyeleksi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menempuh studi di luar negeri tentu menghadirkan tantangan baru. Preza, misalnya, harus mengatasi kendala dalam pengurusan dokumen saat berada di Taiwan. \u201cMengatur semua dari jarak jauh cukup menguras tenaga, tapi dukungan dari profesor membuat proses lebih lancar,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Naomi menghadapi tantangan berbeda, terutama dalam hal budaya belajar di NTUST yang sangat kompetitif. \u201cAwalnya cukup sulit beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang cepat dan tugas yang menumpuk. Namun, saya sadar ini adalah bagian dari proses belajar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Baik Preza maupun Naomi sepakat bahwa sistem pendidikan di Taiwan sangat fokus pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). \u201cDi NIU, kurikulumnya sangat aplikatif dan melibatkan riset langsung untuk mendukung SDGs,\u201d tutur Preza. Naomi menambahkan bahwa budaya belajar di Taiwan menuntut kedisiplinan tinggi. \u201cManajemen waktu menjadi sangat penting karena ritme pembelajaran di sini sangat intens,\u201d katanya.<\/p>\n<h3>Peran Almamater<\/h3>\n<p>Kisah sukses Preza dan Naomi tak lepas dari peran Itera dalam membentuk mereka menjadi mahasiswa yang siap bersaing di kancah internasional. \u201cPengalaman di Itera, seperti mengikuti kompetisi ilmiah dan program pertukaran, sangat membantu saya,\u201d ungkap Preza.<\/p>\n<p>Naomi juga merasa bahwa kurikulum Itera sudah cukup membekalinya untuk menghadapi tantangan di luar negeri. \u201cMeski pindah bidang dari KK SDA ke KK Struktur, saya merasa siap berkat dasar yang saya dapatkan di Itera,\u201d katanya.<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Naomi juga merasa bahwa kurikulum Itera sudah cukup membekalinya untuk menghadapi tantangan di luar negeri. \u201cMeski pindah bidang dari KK SDA ke KK Struktur, saya merasa siap berkat dasar yang saya dapatkan di Itera<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Kepada mahasiswa yang bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri, Preza dan Naomi memberikan tips penting. \u201cJangan takut untuk mencoba dan keluar dari zona nyaman. Semua keberhasilan memerlukan pengorbanan,\u201d pesan Preza.\u00a0 Naomi menambahkan, \u201cKenali minat dan tujuan Anda. Pilih universitas yang sesuai dan persiapkan berkas dengan matang. Jangan lupa, bangun komunikasi dengan alumni atau mahasiswa yang sudah ada di sana.\u201d<\/p>\n<p>Perjalanan Preza dan Naomi membuktikan bahwa dengan kerja keras, semangat, dan dukungan kampus, meraih mimpi melanjutkan studi ke luar negeri bukanlah hal mustahil. Kini, mereka tidak hanya membawa nama baik Itera ke kancah internasional, tetapi juga berkontribusi pada dunia teknik sipil dan pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p><strong>Penulis: <\/strong>Bestri Ladelvia Rumahorbo (Teknik Sipil)[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;32287,32286,32285&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS \u2014 Melanjutkan studi ke luar negeri adalah impian banyak mahasiswa. Bagi Preza Setiawan dan Naomi Jesika Sitompul, alumni Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (Itera) angkatan 2023, impian itu kini menjadi kenyataan. Keduanya berhasil mendapatkan beasiswa untuk program magister di Taiwan. Preza kini menempuh studi di National Ilan University (NIU), sementara Naomi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":32287,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[46,22,713],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inspiratif! Kisah Dua Alumni Teknik Sipil Itera Raih Beasiswa S2 di Taiwan - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inspiratif! Kisah Dua Alumni Teknik Sipil Itera Raih Beasiswa S2 di Taiwan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-06T09:24:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/WhatsApp-Image-2024-12-06-at-10.52.53-3.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1344\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/WhatsApp-Image-2024-12-06-at-10.52.53-3.jpeg\",\"width\":1344,\"height\":800},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/\",\"name\":\"[:id]Inspiratif! Kisah Dua Alumni Teknik Sipil Itera Raih Beasiswa S2 di Taiwan[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-12-06T09:24:31+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-06T09:24:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/inspiratif-kisah-dua-alumni-teknik-sipil-itera-raih-beasiswa-s2-di-taiwan\/\",\"name\":\"Inspiratif! Kisah Dua Alumni Teknik Sipil Itera Raih Beasiswa S2 di Taiwan\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32279"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32288,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32279\/revisions\/32288"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32287"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}