{"id":27278,"date":"2023-11-10T11:02:09","date_gmt":"2023-11-10T04:02:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=27278"},"modified":"2023-11-10T11:02:09","modified_gmt":"2023-11-10T04:02:09","slug":"kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/","title":{"rendered":"Kuliah Tamu Prodi Sains Lingkungan Kelautan ITERA Hadirkan Ahli Metabarcoding e-DNA Universit\u00e9 de Montpellier Prancis"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Program Studi Sains Lingkungan Kelautan, Fakultas Sains ITERA menggelar kuliah tamu dengan tema &#8220;First Results and Perspectives of Environmental DNA (eDNA) Metabarcoding to Assess Indonesia&#8217;s Marine Biodiversity&#8221;, Kamis, 2 November 2023 di Gedung F, F102. Kuliah tamu ini diselenggarakan oleh Fakultas Sains, melalui Program Studi Sains Lingkungan Kelautan dan Program Studi Biologi, sebagai bagian dari upaya Fakultas Sains ITERA untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang kelautan.<\/p>\n<p>Kuliah tamu ini menghadirkan R\u00e9gis Hocd\u00e9, seorang ahli dari Universit\u00e9 De Montpellier, France, yang juga merupakan salah satu peneliti di Sentinel Laboratory of the Indonesian Marine biodiversiTy \u2010 International Joint Laboratory (Selamat IJL). Selamat IJL adalah sebuah laboratorium bersama antara Indonesia dan Prancis yang berfokus pada penelitian keanekaragaman hayati laut Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam kuliah tamu ini, Hocd\u00e9 memperkenalkan metode Environmental DNA (eDNA) Metabarcoding, sebuah teknik baru untuk mengidentifikasi biota laut dengan menggunakan sampel DNA yang diperoleh dari lingkungan. Metode ini dapat mendeteksi berbagai spesies biota laut, mulai dari ikan, karang, mamalia laut, hingga biota laut mikroskopis, dengan menggunakan beberapa primer DNA yang spesifik untuk setiap kelompok biota. Metode ini juga dapat memberikan informasi tentang struktur dan fungsi ekosistem, dinamika populasi, perubahan kawasan, dan aplikasi lainnya.<\/p>\n<p>Hocd\u00e9 menjelaskan bahwa metode eDNA memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan metode konvensional, seperti pengamatan langsung, pengambilan sampel biota, atau analisis molekuler. Metode eDNA lebih cepat, mudah, murah, dan tidak merusak lingkungan. Metode ini juga dapat mengatasi masalah keterbatasan data dan kurangnya ahli taksonomi di Indonesia.<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Hocd\u00e9 menjelaskan bahwa metode eDNA memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan metode konvensional, seperti pengamatan langsung, pengambilan sampel biota, atau analisis molekuler. Metode eDNA lebih cepat, mudah, murah, dan tidak merusak lingkungan.<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Namun, metode eDNA juga memiliki beberapa tantangan, seperti biaya analisis yang masih tinggi, risiko kontaminasi, dan ketidakpastian hasil. Hocd\u00e9 menyarankan agar peneliti menggunakan instrumen yang berkualitas, mengikuti protokol yang ketat, dan melakukan validasi data dengan metode lain. Hocd\u00e9 juga mengharapkan adanya kerjasama antara peneliti, pemerintah, industri, dan masyarakat untuk mendukung pengembangan dan pemanfaatan metode eDNA di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cKuliah tamu ini merupakan salah satu bentuk komitmen Fakultas Sains ITERA untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang kelautan, yang merupakan salah satu aset penting bagi bangsa Indonesia,\u201d ujar Koordinator Prodi Sains Lingkungan Kelautan, Dr. Mezzan.<\/p>\n<p>Kuliah tamu ini mendapat sambutan yang baik dari peserta, baik yang hadir secara luring maupun daring. Peserta terdiri dari mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi di bidang kelautan. Mereka antusias mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan Hocd\u00e9 tentang metode eDNA dan implikasinya dalam penelitian biota laut Indonesia. Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para peserta untuk terus belajar dan berkontribusi dalam pengelolaan keanekaragaman hayati laut Indonesia.<strong> (Rilis\/Humas)<\/strong>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;27282,27279,27280,27281,27283&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Program Studi Sains Lingkungan Kelautan, Fakultas Sains ITERA menggelar kuliah tamu dengan tema &#8220;First Results and Perspectives of Environmental DNA (eDNA) Metabarcoding to Assess Indonesia&#8217;s Marine Biodiversity&#8221;, Kamis, 2 November 2023 di Gedung F, F102. Kuliah tamu ini diselenggarakan oleh Fakultas Sains, melalui Program Studi Sains Lingkungan Kelautan dan Program Studi Biologi, sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":27282,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[46,22,845],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kuliah Tamu Prodi Sains Lingkungan Kelautan ITERA Hadirkan Ahli Metabarcoding e-DNA Universit\u00e9 de Montpellier Prancis - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuliah Tamu Prodi Sains Lingkungan Kelautan ITERA Hadirkan Ahli Metabarcoding e-DNA Universit\u00e9 de Montpellier Prancis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-10T04:02:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/DSC00595.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/DSC00595.jpg\",\"width\":800,\"height\":533},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/\",\"name\":\"[:id]Kuliah Tamu Prodi Sains Lingkungan Kelautan ITERA Hadirkan Ahli Metabarcoding e-DNA Universit\\u00e9 de Montpellier Prancis[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-11-10T04:02:09+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-10T04:02:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/kuliah-tamu-prodi-sains-lingkungan-kelautan-itera-hadirkan-ahli-metabarcoding-e-dna-universite-de-montpellier-prancis\/\",\"name\":\"Kuliah Tamu Prodi Sains Lingkungan Kelautan ITERA Hadirkan Ahli Metabarcoding e-DNA Universit\\u00e9 de Montpellier Prancis\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27278"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27278"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27284,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27278\/revisions\/27284"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27282"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}