{"id":2262,"date":"2016-09-21T11:45:57","date_gmt":"2016-09-21T04:45:57","guid":{"rendered":"http:\/\/www.itera.ac.id\/?p=2262"},"modified":"2016-09-21T11:46:57","modified_gmt":"2016-09-21T04:46:57","slug":"workshop-pengamatan-bintang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/","title":{"rendered":"Workshop Pengamatan Bintang"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pemerintah Provinsi Lampung merencanakan suatu proyek pembangunan ITERA Astonomical Observatory \u2013 Earth and Space Sciences Center for Education in Sumatera (IOA-ESSECS). Observatorium ini akan menjadi pusat pengamatan bintang dan benda-benda antariksa kedua yang ada di Indonesia. Guna mendukung kesuksesan perencanaan tersebut, maka kampanye terhadap pengurangan polusi cahaya yang merupakan kegiatan berskala nasional dan internasional perlu untuk dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat melalui pencanangan malam gelap untuk menikmati obyek astronomis sekaligus mengkampanyekan hemat energi.<br \/>\nPrestasi Lampung dalam bidang kebumian dan keantariksaan dapat ditunjukkan dari hasil-hasil partisipasi putera-puteri Lampung dalam ajang olimpiade sains nasional. Pada tahun 2015 siswa dari SMAN 1 Gadingrejo dan SMA Al-Kautsar memperoleh medali perunggu dalam bidang astronomi, serta dari satu medali perak dalam bidang kebumian diperoleh siswa SMA Al-Kautsar. Melihat prestasi-prestasi tersebut, Lampung memiliki potensi besar sumberdaya manusia dalam bidang kebumian maupun antariksa.<br \/>\nUNESCO sebagai badan organisasi dunia yang fokus pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya telah mencanangkan bulan September-Oktober setiap tahunnya sebagai Space Week. Pada bulan-bulan tersebut komunitas astronomi dihimbau melaksanakan public education tentang ilmu antariksa dalam bentuk yang menarik guna membangkitkan kepedulian dan kesadaran pengetahuan akan antariksa dan pemanfaatannya di masa depan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka akan diadakan kegiatan workshop pengamatan bintang yang diberi judul: Public Night, \u201cSky Awareness over ITERA\u201d, sebagai salah satu rangkaian kegiatan International Conference of Science, Infrastructure, Technology, and Regional development (ICoSITeR).<br \/>\n<strong>TUJUAN<\/strong><br \/>\nWorkshop ini akan memfasilitasi peserta yang tertarik dalam pengamatan bintang dan benda-benda langit, meliputi: pemaparan ringkas materi astronomi dari astronom ITB, penjelasan cara melakukan pengamatan benda langit, dan pengamatan secara langsung benda-benda langit. Adapun tujuannya adalah untuk diseminasi ilmu astronomi dan mempraktikkan penggunaan teleskop guna melihat konstelasi bintang dan benda-benda langit.<\/p>\n<p><strong>SASARAN<\/strong><br \/>\n1.\u00a0\u00a0 \u00a0Menyebarluaskan pemahaman ilmu falak dan penggunaan teknologi teleskop<br \/>\n2.\u00a0\u00a0 \u00a0Memberikan gambaran konstelasi bintang secara nyata melalui pengamatan langsung menggunakan teleskop.<\/p>\n<p><strong>RINGKASAN MATERI<\/strong><br \/>\nAstronomi optik dimulai pada tahun 1609 ketika Galileo Galilei mengarahkan teleskop (Gambar 1) ke benda langit, ke permukaan Bulan, mengamati fasa-fasa planet Venus, planet Jupiter dan satelitnya. Pengamatan ini membuka horizon baru bagi manusia dan pada akhirnya hasil-hasil pengamatan tersebut memperbaharui keyakinan kebenaran konsep heliosentris.<\/p>\n<p>Astronomi dikenal sebagai observational science, cabang ilmu yang dikembangkan berdasar atas pengamatan benda-benda langit. Obyek langit tak bisa diatur seperti manusia melakukan eksperimen, obyek langit berlokasi sangat jauh sehingga tidak mungkin melakukan eksplorasi menuju lokasi atau mendekat ke benda langit yang akan diselidiki.<br \/>\nUsia matahari, bintang-bintang, galaksi, nebula, planet, asteroid, komet pada umumnya sangat panjang. Sehingga mempelajarinya merupakan upaya menerus antar generasi. Oleh karena itu, pendirian observatorium berisi teropong optik yang mempunyai lingkungan terjaga kualitasnya (gelap, bebas dari polusi cahaya) dan dapat bekerja dalam jangka panjang, berpuluh hingga beratus tahun merupakan usaha untuk mengamati dan merekam informasi langit dan kemudian mempelajarinya.<\/p>\n<p><strong>PEMATERI<\/strong><br \/>\nPemateri Workshop:<br \/>\n1. Prof. Dr. Ir. Moedji Raharto<br \/>\n2. Dr. Hakim L. Malasan<br \/>\n3. Tim Astronomi ITB<br \/>\n<strong>PESERTA<\/strong><br \/>\n1. Pelajar<br \/>\n2. Mahasiswa (S1\/S2\/S3)<br \/>\n3. Dosen<br \/>\n4. Peneliti<br \/>\n<strong>FASILITAS YANG DIDAPAT PESERTA<\/strong><br \/>\n1. Materi seminar<br \/>\n2. Sertifikat<br \/>\n3. Makan malam<br \/>\n<strong>WAKTU DAN TEMPAT<\/strong><br \/>\nWorkshop akan diselenggarakan pada tanggal 27 September 2016. Bertempat di InstitutTeknologi Sumatera (ITERA) Jl. Terusan Ryacudu, Way Hui, Jatiagung, Lampung Selatan.<\/p>\n<p><strong>RUNDOWN KEGIATAN<\/strong><br \/>\n<strong>PUBLIC NIGHT<\/strong><br \/>\n<em>\u201cSky Awareness over ITERA\u201d<\/em><\/p>\n<p>INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA<br \/>\nSEPTEMBER 27th 2016<br \/>\nWaktu (WIB) Acara Pelaksana<br \/>\n13.30 \u2013 14.00 Registrasi Panitia<br \/>\n14.00 \u2013 15.30 Pengamatan Matahari Tim Astronomi dan Panitia<br \/>\n16.00 \u2013 16.30 Pembukaan: Lampung menyambut abad antariksa: IAO-ESSECS Rektor ITERA, Wakil ITB dan Pemprov Lampung<br \/>\n16.30 \u2013 17.30 Astronomi abad ke-21 Dr. Hakim L. Malasan, Dr. Moedji Raharto<br \/>\n17.30-18.00 Tanya jawab Moderator<br \/>\n18.00-18.45 Ishoma Panitia<br \/>\n18.45 Pemadaman lampu luar kampus ITERA dan penyesuaian mata dengan langit gelap Narasumber astronomi<br \/>\n18.45-20.15 Sesi 1: Pengamatan obyek langit Tim astronomi<br \/>\n20.15-20.30 Rehat<br \/>\n20.30-21.20 Sesi 2: Pengamatan obyek langit Tim astronomi<br \/>\n*Jika langit mendung\/hujan, kegiatan malam berubah menjadi simulasi langit dan penayangan video astronomi (1 sesi) dan acara selesai pukul 20.30.<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pemerintah Provinsi Lampung merencanakan suatu proyek pembangunan ITERA Astonomical Observatory \u2013 Earth and Space Sciences Center for Education in Sumatera (IOA-ESSECS). Observatorium ini akan menjadi pusat pengamatan bintang dan benda-benda antariksa kedua yang ada di Indonesia. Guna mendukung kesuksesan perencanaan tersebut, maka kampanye terhadap pengurangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":2265,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Workshop Pengamatan Bintang - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Workshop Pengamatan Bintang - ITERA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-09-21T04:45:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-09-21T04:46:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Sky-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1134\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Sky-1.jpg\",\"width\":1134,\"height\":1600},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/\",\"name\":\"Workshop Pengamatan Bintang - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-09-21T04:45:57+00:00\",\"dateModified\":\"2016-09-21T04:46:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/3bbd12c4b4cce3fb496aff91bee7afac\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/workshop-pengamatan-bintang\/\",\"name\":\"Workshop Pengamatan Bintang\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/3bbd12c4b4cce3fb496aff91bee7afac\",\"name\":\"Elin Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/88e4038ae0dff0d8a55f02c25cdc594e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Elin Humas\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2262"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2262"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2262\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2565,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2262\/revisions\/2565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}