{"id":17527,"date":"2021-11-15T15:04:24","date_gmt":"2021-11-15T08:04:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=17527"},"modified":"2021-11-15T15:04:24","modified_gmt":"2021-11-15T08:04:24","slug":"itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/","title":{"rendered":"ITERA Diminta Paparkan Konsep Metropolitan Bandar Lampung Raya"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Institut \u00a0Teknologi Sumatera (ITERA) menyampaikan konsep Metropolitan Bandar Lampung Raya dalam acara FGD 1 Rencana Pengembangan Aglomerasi Perkotaan \/ Metropolitan Bandar Lampung Raya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung \u00a0pada Rabu, 11 November 2021.<\/p>\n<p>ITERA diundang secara khusus oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Lampung melalui Badan Perencanaan Pembangun Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung untuk memaparkan konsep pengembangan metropolitan baru di Provinsi Lampung.\u00a0 Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mendorong dan mengendalikan pembangunan kawasan perkotaan\u00a0 Bandar Lampung sebagai pusat pertumbuhan dan berpengaruh pada Kabupaten sekitarnya.<\/p>\n<p>Hadir dalam pembahasan tersebut perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), Pemda Kota Bandar Lampung, Pemda Kabupaten Pesawaran, Pemda Kabupaten Lampung Selatan, serta jajaran dinas di level provinsi, kota dan juga kabupaten. Serta perwakilan dari ITERA, Universitas Lampung, Universitas Bandar Lampung, Ikatan Ahli Perencana (IAP), Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), dan kelompok profesi lainnya.<\/p>\n<p>Dari ITERA diwakili oleh Ketua Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, Dr. Rahayu Sulistiorini, ST., MT yang ditugaskan oleh Rektor ITERA untuk menyampaikan konsep pembangunan kota John D Kasarda untuk mengembangan Metropolitan Bandar Lampung Raya (Balaraya) ini. Juga hadir juga Kepala Pusat Riset dan Inovasi Infrastrutur Berkelanjutan (Purino Infra), Dr.-eng. Ir. IB Ilham Malik, ST., MT., ATU., yang diminta oleh Bappeda Provinsi Lampung untuk memimpin acara Focus Grup Discussion (FGD) 1 tersebut. Selain itu, hadir Fran Sinatra, S.Pi., MT., dan Zenia F Saraswati, ST., M.PWK yang mendampingi Dr Rahayu Sulistiorini memaparkan konsep Metropolitan Balaraya tersebut.<\/p>\n<p>Ir. Mulyadi Irsan, MT selaku Kepala Bappeda Bandar Lampung megharapkan pertemuan tersebut dapat melahirkan kesepakatan dan kesepahaman tentang pengembangan Metropolitan Balaraya. \u201cJadi, tidak ada pengambilan sebagian lahan milik Pemda Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran. Sebab Metropolitan ini adalah bentuk koordinasi pembangunan\u201d, ujarnya. Hal ini perlu ia sampaikan mengingat ada asumsi bahwa metropolitan ini adalah bentuk wilayah administrasi baru. \u201cPadahal tidak demikian,\u201d lanjut Mulyadi.<\/p>\n<p>Sementara itu Direktur Pembangunan Regional Bappenas, Mia Amalia, ST, MSi, Ph.D. menyampaikan prosedur pembangunan metropolitan yang diatur oleh pemerintah. termasuk menjelaskan juga contoh metropolitan di Indonesia yang berkembang dan masih belum berkembang. \u201cJika Lampung ingin membangun metropolitan maka harus tertib administrasi. Serta ada kesepahaman tentang kawasan perkotaan yang akan dibangun secara terkoordinir ,\u201d ujar Mia<\/p>\n<p>Adapun untuk BPIW sendiri, yang diwakili oleh Susilowati, ST., MT menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sudah mengadopsi pembangunan kawasan. Tidak lagi terjebak pada satu kawasan administrasi saja. \u201cBahkan sudah lintas kabupaten\/kota,\u201d jelas Susilowati. Dengan adanya badan pengelola metropolitan ini kedepannya, BPIW menyambut baik karena akan dapat semakin mempercepat proses administrasi dan pembangunan. \u201cSaya berharap arahnya akan kesana,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>ITERA menegaskan siap membantu Pemda Provinsi Lampung untuk menyiapkan dokumen kajian dalam rangka memenuhi syarat pengembangan metropolitan. \u201cKami memiliki 3 jurusan, 35 program studi serta memiliki 15 Pusat Riset dan Inovasi (Purino) yang bisa diberdayakan dalam membantu mewujudkan program pemerintah,\u201d tegas Rahayu. Metropolitan ini, lanjut Rahayu, menjadi salahsatu isu yang mendapatkan perhatian serius dari pimpinan ITERA. Alasannya karena ITERA memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk membantu pemerintah melakukan percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8220;ITERA memiliki 3 jurusan, 35 program studi serta memiliki 15 Pusat Riset dan Inovasi (Purino) yang bisa diberdayakan dalam membantu mewujudkan program pemerintah&#8221;<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>(Rilis\/Humas)<\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;17529,17530,17531&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Institut \u00a0Teknologi Sumatera (ITERA) menyampaikan konsep Metropolitan Bandar Lampung Raya dalam acara FGD 1 Rencana Pengembangan Aglomerasi Perkotaan \/ Metropolitan Bandar Lampung Raya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung \u00a0pada Rabu, 11 November 2021. ITERA diundang secara khusus oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Lampung melalui Badan Perencanaan Pembangun Daerah (Bappeda) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":17528,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[357,149,1132,1343],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>ITERA Diminta Paparkan Konsep Metropolitan Bandar Lampung Raya - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"ITERA Diminta Paparkan Konsep Metropolitan Bandar Lampung Raya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-15T08:04:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-07.47.20.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-07.47.20.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/\",\"name\":\"[:id]ITERA Diminta Paparkan Konsep Metropolitan Bandar Lampung Raya[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-11-15T08:04:24+00:00\",\"dateModified\":\"2021-11-15T08:04:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/b32cec3695e5f65d977a7a171ba7b7aa\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/itera-diminta-paparkan-konsep-metropolitan-bandar-lampung-raya\/\",\"name\":\"ITERA Diminta Paparkan Konsep Metropolitan Bandar Lampung Raya\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/b32cec3695e5f65d977a7a171ba7b7aa\",\"name\":\"syabatra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/151720d2d445a0fba6f42e721124d6a6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"syabatra\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17527"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17527"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17527\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17532,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17527\/revisions\/17532"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}