{"id":17258,"date":"2021-10-28T16:47:23","date_gmt":"2021-10-28T09:47:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=17258"},"modified":"2021-10-28T16:54:59","modified_gmt":"2021-10-28T09:54:59","slug":"webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/","title":{"rendered":"Webinar UPT MKG ITERA Bahas Peran Pentahelix dalam Manajemen Bencana"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS.\u00a0 UPT MKG ITERA mengadakan Webinar Nasional Kebencanaan Ke-3 dengan tema Potensi Bencana dan Peran Pentahelix dalam Manajemen Kebencanaan di Indonesia dengan menghadirkan narasumber Rudi Syawal Sugiharto, SE., M.H selaku Kepala BPBD Provinsi Lampung,\u00a0 Dr. Surono, DEA selaku Ahi Vulkanologi dan Bencana Geologi di Indonesia, dan Aris Gibrant selaku Ketua Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL), Kamis 28 oktober 2021.<\/p>\n<p>Kegiatan dibuka oleh\u00a0 Acep Purqon, Ph.D selaku Ketua LP3 ITERA. Acep mengungkapkan bahwa dalam Mitigasi Kebencanaan mengandung beberapa Pilar. Pilar pilar yang perlu dalam manajemen kebencanaan seperti fasilitas pendidikan aman bencana, manajemen kebencanaan di sekolah, dan pendidikan dan pengajaran mengenai Kebencanaan dan ketahanan.<\/p>\n<p>Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi. Dalam penyampaiannya, Rudi Syawal Sugiharto, SE., M.H menjelaskan\u00a0 penanggulangan bencana harus melalui pendekatan Pentahelix, yakni antara unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat serta dukungan media massa. Rudi juga memaparkan bahwa Provinsi lampung berada di urutan ke 14 daerah rawan bencana\u00a0 yang memiliki resiko tinggi dengan skor 149.96.<\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8220;Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah urusan Bersama. Oleh karena itu sinergitas penanggulangan bencana dapat menjadi peluang bagi peningkatan kapabilitas penanggulangan bencana daerah. Koordinasi dan kolaborasi antara pentahelix bisa menjadi tolak ukur kesuksesan dalam penanggulangan bencana&#8221; <span style=\"font-size: 12pt;\">Jelas Rudi.<\/span><\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Dalam pemaparan materi selanjutnya,\u00a0 Aris Gibrant selaku Ketua Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL) menjelaskan diperlukan kesiapan relawan dengan adanya kegiatan pelatihan-pelatihan dan dukungan informasi yang akurat dari masyarakat agar memudahkan relawan untuk melakukan tindakan sesuai dengan sasaran kegiatan yang ada di lapangan.<\/p>\n<p>Kegiatan dilanjutkan dengan Materi mengenai Potensi Bencana di Balik Panorama Indah Indonesia yang dipaparkan oleh Dr. Surono, DEA selaku Ahi Vulkanologi dan Bencana Geologi di Indonesia.\u00a0 Dr. Surono menjelaskan tatanan geologis Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng utama aktif dunia yang membawa dampak positif dan negatif.\u00a0 &#8220;Dampak positif diantaranya\u00a0 tanah menjadi subur, pemandangan yang indah, cekungan hidrokarbon, jalur mineralisasi, poensi energi baru terbarukan. Selain itu ada dampak negative yang ditimbulkan yakni Indonesia rawan bencana alam geologi yang berupa gempa bumi, tsunami, tanah longsor dan letusan gunungapi karena indonesia memiliki 127 gunung api.&#8221; jelas Dr. Surono.<\/p>\n<p>Pentahelix memiliki peranan penting dikarenakan dalam mitigasi bencana,\u00a0 akademisi, pemerintah dan swasta perlu melakukan penelitian\/pemetaan terhadap potensi bahaya untuk menginformasikan masyarakat jika terdapat daerah yang memiliki potensi bahaya. Pentahelix juga berperan sebagai pemantau terhadap potensi bencana yang kemudian mengeluarkan peringatan dini ketika terdapat ancaman dan melakukan evakuasi terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>(Rilis\/Humas).[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;17269,17270,17271,17272,17273,17274&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS.\u00a0 UPT MKG ITERA mengadakan Webinar Nasional Kebencanaan Ke-3 dengan tema Potensi Bencana dan Peran Pentahelix dalam Manajemen Kebencanaan di Indonesia dengan menghadirkan narasumber Rudi Syawal Sugiharto, SE., M.H selaku Kepala BPBD Provinsi Lampung,\u00a0 Dr. Surono, DEA selaku Ahi Vulkanologi dan Bencana Geologi di Indonesia, dan Aris Gibrant selaku Ketua Forum Rescue Relawan Lampung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":17268,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[46,1132,1324,177,1005],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Webinar UPT MKG ITERA Bahas Peran Pentahelix dalam Manajemen Bencana - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Webinar UPT MKG ITERA Bahas Peran Pentahelix dalam Manajemen Bencana\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-28T09:47:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-10-28T09:54:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/7.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/7.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/\",\"name\":\"[:id]Webinar UPT MKG ITERA Bahas Peran Pentahelix dalam Manajemen Bencana[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-10-28T09:47:23+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-28T09:54:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/b32cec3695e5f65d977a7a171ba7b7aa\"},\"description\":\"Institut Teknologi Sumatera (ITERA) merupakan perguruan tinggi negeri baru yang berdiri sejak 6 Oktober 2014 dan berlokasi di Lampung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/webinar-upt-mkg-itera-bahas-peran-pentahelix-dalam-manajemen-bencana\/\",\"name\":\"Webinar UPT MKG ITERA Bahas Peran Pentahelix dalam Manajemen Bencana\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/b32cec3695e5f65d977a7a171ba7b7aa\",\"name\":\"syabatra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/151720d2d445a0fba6f42e721124d6a6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"syabatra\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17258"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17258"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17276,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17258\/revisions\/17276"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}