{"id":12362,"date":"2021-01-20T14:01:14","date_gmt":"2021-01-20T07:01:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/?p=12362"},"modified":"2021-01-20T14:08:42","modified_gmt":"2021-01-20T07:08:42","slug":"knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/","title":{"rendered":"KNKT Libatkan ITERA Kaji Keamanan Jembatan Kereta Api di Indonesia"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melibatkan Pusat Riset dan Inovasi (Purino) Perkeretaapian Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam mengkaji keamanan jembatan kereta api di Indonesia. Hal tersebut menindaklanjuti runtuhnya jembatan kereta api di Sungai Glagah, Brebes, Jawa Tengah yang terjadi pada Senin, 11 Januari 2021, lalu.<\/p>\n<p>ITERA dilibatkan karena sejak 2019, tim Pusat Riset dan Inovasi Perkeretaapian ITERA bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan PT KAI Divre 4 Tanjungkarang, telah melakukan penelitian dan pengembangan pengelolan sistem monitoring jembatan keret api melalui <em>structural health monitoring system<\/em> (SHMS). Penelitian tersebut dilakukan pada jembatan kereta api BH 77 di Tegineneng, lintas Tanjungkarang-Martapura, Lampung. Program riset tersebut juga menjadi program riset prioritas kerjasama BPPT \u2013 ITERA.<\/p>\n<p>Kepala Pusat Riset dan Inovasi Perkeretaapian ITERA, \u00a0Ir. Sony Julison, M.Sc., Ph.D., IPU, menyampaikan musibah robohnya jembatan kereta api di Brebes tersebut memicu diskusi antara tim BPPT dan ITERA yang selama ini melakukan penelitian tentang monitoring kondisi prasarana jembatan kereta api melalui metode SHMS. Penelitian tersebut dinilai relevan dengan kondisi jembatan-jembatan kereta api di Indonesia, sehingga KNKT mengundang ITERA dan beberapa ahli di bidang trasnportasi kereta api untuk mengkaji keamanan jembatan secara nasional.<\/p>\n<p>\u201cPurino KA ITERA bersama BPPT telah menggalang kerja sama yang lebih luas lagi dengan KNKT dan KAI tentang SHMS.\u00a0 Dalam waktu dekat kami akan diskusi lebih lanjut dengan KNKT untuk menentukan sejumlah jembatan kereta api lain yang akan dijadikan objek penelitian dan implementasi SHMS,\u201d ujar Julison, Rabu (20\/1\/2021).<\/p>\n<blockquote>\n<h3>\u201cPurino KA ITERA bersama BPPT telah menggalang kerja sama yang lebih luas lagi dengan KNKT dan KAI tentang SHMS.\u00a0 Dalam waktu dekat kami akan diskusi lebih lanjut dengan KNKT untuk menentukan sejumlah jembatan kereta api lain yang akan dijadikan objek penelitian dan implementasi SHMS.&#8221;<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Untuk tahap awal, Kepala Purino Perkeretaapian ITERA, dan dosen tim peneliti di Purino Perkeretaapian ITERA, M. Abi Berkah Nadi, S.T., M.T.,dan Nurmagita Pamursari, S.T., M.T. \u00a0dilibatkan dalam rapat koordinasi membahas kasus robohnya jembatan Kereta Api BH 1120 yang dikoordinator oleh KNKT. Dalam diskusi tersebut tim ITERA dimintai memberikan saran dan masukan dalam kajian keamanan jembatan di Indonesia, mengingat sudah berumurnya jembatan kereta di beberapa lokasi di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cKeruntuhan Jembatan di Indonesia banyak terjadi akibat adanya <em>miss calculate <\/em>pada debit bajir melebihi dari rencana dimana struktur pilar tidak dapat menahan beban air yang datang, \u00a0selain itu kekuatan struktur pilar yang tidak lagi bisa menerima beban serta kurangnya pemeliharaan juga menjadi penyebab,\u201d ujar salah satu dosen peneliti Purino Perkeretaapian ITERA, M. Abi Berkah.<\/p>\n<h3>Model Pemeliharaan SHMS<\/h3>\n<p>Dalam forum tersebut Tim Purino Perkeretaapian ITERA kembali memaparkan model pemeliharaan dan pemeriksaan rutin jembatan kereta api menggunakan Structural Health Monitoring System (SHMS). Dengan sistem monitoring ini, dapat dilihat kondisi jembatan kereta api melalui signal sensor yang akan membantu melihat beberapa komponen mulai dari strain, deflection, dan displacement; serta analisa numeric.<\/p>\n<p>\u201cPenelitian jembatan kereta BH 77 Tegineneng Lampung, yang kami lakukan diharapkan dapat menjadi dasar perhitungan SHMS jembatan kereta api di Indonesia, agar kedepannya tidak ada lagi jembatan kereta api yang akan runtuh kegagalan struktur,\u201d ujar M. Abi Berkah.<\/p>\n<p>Sejak awal, Purino Perkeretaapian ITERA telah melibatkan kelompok keahlian lain di ITERA untuk turut serta dalam penelitian berbagai aspek kesehatan (keteguhan) struktur jembatan BH 77 tersebut.\u00a0 Misalnya telah dilakukan penelitian pengukuran frekuensi alami dan pergerakan tanah di sekitar pangkal jembatan bersama rekan-rekan dari Geofisika ITERA.\u00a0 Juga telah dibuat model (mock-up) jembatan BH 77 untuk peragaan dalam diskusi serta penentuan tempat pemasangan sensor.<\/p>\n<p>Selain memiliki pusat riset dan inovasi perkeretaapian, ITERA juga telah membuka program studi Teknik Perkeretaapian, yang telah menerima mahasiswa angkatan pertamanya pada tahun 2020. Selama ini dukungan penuh pimpinan untuk riset tentang perkeretaapian juga selalu diberikan, melalui LP3 dan berbagai kelompok keahlian lain di ITERA. Purino Perkeretaapian ITERA juga telah bermitra erat dengan beberapa instansi seperti BPPT dan Kementerian Perhubungan, BUMN, PT KAI, PT LEN, dan PT INKA. <strong>(Humas) <\/strong>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=&#8221;3&#8243; images=&#8221;12363,12364,12365,12366,12367&#8243; img_size=&#8221;large&#8221;][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]ITERA NEWS. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melibatkan Pusat Riset dan Inovasi (Purino) Perkeretaapian Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam mengkaji keamanan jembatan kereta api di Indonesia. Hal tersebut menindaklanjuti runtuhnya jembatan kereta api di Sungai Glagah, Brebes, Jawa Tengah yang terjadi pada Senin, 11 Januari 2021, lalu. ITERA dilibatkan karena sejak 2019, tim Pusat Riset [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":12367,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[46,22,910,909],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>KNKT Libatkan ITERA Kaji Keamanan Jembatan Kereta Api di Indonesia - ITERA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"KNKT melibatkan Pusat Riset dan Inovasi Perkeretaapian ITERA dalam mengkaji keamanan jembatan kereta api di Indonesia\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KNKT Libatkan ITERA Kaji Keamanan Jembatan Kereta Api di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KNKT melibatkan Pusat Riset dan Inovasi Perkeretaapian ITERA dalam mengkaji keamanan jembatan kereta api di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITERA\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/itera.official\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-20T07:01:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-01-20T07:08:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/jULISON.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"725\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@itera_PTN\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/\",\"name\":\"ITERA\",\"description\":\"Smart, Friendly, and Forest Campus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/jULISON.jpeg\",\"width\":1024,\"height\":725,\"caption\":\"[:id]Kepala Pusat Riset dan Inovasi Perkeretaapian ITERA, Ir. Sony Julison, M.Sc., Ph.D., IPU[:]\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/\",\"name\":\"[:id]KNKT Libatkan ITERA Kaji Keamanan Jembatan Kereta Api di Indonesia[:] - ITERA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-01-20T07:01:14+00:00\",\"dateModified\":\"2021-01-20T07:08:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\"},\"description\":\"KNKT melibatkan Pusat Riset dan Inovasi Perkeretaapian ITERA dalam mengkaji keamanan jembatan kereta api di Indonesia\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/knkt-libatkan-itera-kaji-keamanan-jembatan-kereta-api-di-indonesia\/\",\"name\":\"KNKT Libatkan ITERA Kaji Keamanan Jembatan Kereta Api di Indonesia\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#\/schema\/person\/be7b021e7902a6f2df6ec408cd478d91\",\"name\":\"Editor : Rudiyansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/56e8cca17b325f7af4b8d980dc0345fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Editor : Rudiyansyah\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12362"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12362"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12362\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12370,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12362\/revisions\/12370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}