Email: pusat@itera.ac.id/ | Telpon: (0721) 8030188
DOSEN BIOLOGI ITERA MENGHADIRI SEMINAR NASIONAL KRAKATAU 2017

DOSEN BIOLOGI ITERA MENGHADIRI SEMINAR NASIONAL KRAKATAU 2017

Print Friendly, PDF & Email

Dalam rangka pelestarian dan pengembangan sumber daya alam Krakatau sebagai cagar alam laut warisan dunia, perlu adanya suatu rekomendasi yang terkait dengan langkah-langkah Konservasi Cagar Alam Laut Krakatau dari berbagai disiplin ilmu antara lain Biologi, Geologi, Geografi, Geofisika, Pariwisata dan lain-lain. Selain itu harus dibentuk Jaringan Komunitas pelestari Krakatau antar Stakeholders, maka dalam hal ini Balitbangda Provinsi Lampung bekerjasama dengan Dewan Riset Daerah Provinsi Lampung mengadakan Seminar Nasional Krakatau dengan tema “Pelestarian Sumber Daya Alam Krakatau Sebagai Cagar Alam Laut Warisan Dunia”. Seminar Nasional ini menghadirkan tiga (3) pembicara diantaranya Peneliti Botani dan Ekologi LIPI “ King of Krakatoa”, Prof. Dr. Tukirin Partomihardjo, Kasie BKSDA Bengkulu, Teguh Ismail, S.Hut., M.A.,M.Eng, Dosen Biologi UNILA, Endang L. Widiastuti, Ph.D. serta Dosen PWK ITERA Dr. Citra Persada.


Acara tersebut diselenggarakan pada hari Kamis, 21 Desember 2017 bertempat di Ruang Rapat Balitbangda Provinsi Lampung. Acara ini dihadiri oleh 16 Kepala Dinas Pariwisata seluruh Kabupaten di Lampung, Perguruan Tinggi (Biologi,  Geologi, Geofisika dan PWK ITERA – Biologi, Geofisika, Geografi UNILA), LSM (Yayasan Cikal, Mitra Bentala, WALHI dan WATALA Lampung), Pelaku Usaha Pariwisata (ASITA Lampung), SMA (SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3 Bandar Lampung) serta Pejabat Struktural dan Staf Balitbangda Prov. Lampung. Pembahasan yang meliputi Kondisi alam Krakatau, Keragaman Biodiversitas Karang, Kondisi Konservasi serta Potensi pariwisata yang aman untuk keberlangsungan Cagar Alam Krakatau ini. Harapannya dengan adanya Seminar Nasional ini, seluruh stake holders yang terkait memahami permasalahan yang ada dan mampu melestarikan Krakatau sebagai Cagar Alam dengan berbagai kajian bidang ilmu masing-masing.

Close Menu