{"id":99,"date":"2026-07-13T05:37:00","date_gmt":"2026-07-12T22:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/?p=99"},"modified":"2026-07-12T23:49:02","modified_gmt":"2026-07-12T16:49:02","slug":"besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/","title":{"rendered":"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besaran dana PIP 2026 untuk SD, SMP, dan SMA\/SMK masih menjadi pertanyaan paling banyak dicari orang tua menjelang dan selama tahun ajaran berjalan. Artikel ini menjelaskan nominal bantuan berdasarkan jenjang pendidikan, cara memastikan status dan jumlah yang diterima anak, jadwal pencairan, serta hal-hal yang perlu diwaspadai agar bantuan tetap lancar diterima.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu PIP dan Mengapa Besarannya Selalu Ditanyakan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Indonesia Pintar, atau PIP, adalah bantuan tunai pendidikan dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) lewat Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik). Sasarannya adalah anak usia sekolah dari keluarga miskin atau rentan miskin, baik yang sudah memegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun yang diusulkan melalui data Dapodik sekolah dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utama PIP adalah mencegah anak putus sekolah karena kendala biaya, mendorong anak yang sudah putus sekolah untuk kembali belajar, serta meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan personal pendidikan seperti seragam, sepatu, alat tulis, buku, transportasi, hingga uang saku harian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan soal besaran dana selalu muncul karena tiga alasan. Pertama, nominal PIP berbeda-beda tergantung jenjang pendidikan dan bahkan posisi kelas siswa dalam satu tahun ajaran. Kedua, tidak semua penerima menerima jumlah penuh, karena ada aturan pemotongan proporsional bagi siswa baru dan siswa kelas akhir. Ketiga, informasi yang beredar di masyarakat sering simpang siur karena bercampur antara data resmi, perkiraan media, dan opini warganet di grup WhatsApp maupun media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catatan penting yang perlu digarisbawahi sejak awal, penetapan besaran PIP untuk siswa secara individual selalu ditentukan lewat Surat Keputusan (SK) Pemberian dari Puslapdik berdasarkan data yang tervalidasi di Dapodik dan DTKS. Nominal yang beredar di berbagai pemberitaan merujuk pada standar acuan yang berlaku dan pola penyaluran tahun berjalan. Nominal final yang diterima setiap anak tetap harus dicek langsung lewat kanal resmi, karena bisa berbeda tergantung status siswa baru, siswa kelas akhir, atau siswa reguler. Besaran dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pemerintah, jadi orang tua tetap wajib memantau pengumuman resmi dari Kemendikdasmen atau pihak sekolah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Gambaran Umum Sistem Besaran Dana PIP<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PIP tidak memberikan nominal yang sama rata untuk seluruh siswa Indonesia. Sistemnya berjenjang, mengikuti tingkat kebutuhan pendidikan yang meningkat seiring naiknya jenjang sekolah. Semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin besar pula kebutuhan operasional siswa, misalnya biaya praktik, alat penunjang belajar, seragam khusus, hingga biaya transportasi yang lebih tinggi untuk siswa SMA dan SMK.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa faktor yang memengaruhi jumlah bantuan yang diterima seorang siswa antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Jenjang pendidikan siswa, apakah SD\/sederajat, SMP\/sederajat, atau SMA-SMK\/sederajat.<\/li>\n\n\n\n<li>Status siswa dalam tahun ajaran berjalan, apakah siswa baru, siswa kelas akhir, atau siswa reguler di kelas pertengahan.<\/li>\n\n\n\n<li>Semester penetapan, karena penyaluran PIP dilakukan per semester dan disesuaikan dengan masa aktif belajar.<\/li>\n\n\n\n<li>Waktu penetapan SK Pemberian, karena siswa yang baru ditetapkan di tengah tahun ajaran bisa menerima nominal proporsional, bukan nominal penuh setahun.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelancaran sinkronisasi data antara Dapodik sekolah, DTKS Kemensos, dan sistem Puslapdik.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, pola yang konsisten terlihat dari tahun ke tahun adalah siswa di kelas awal (kelas 1, kelas 7, kelas 10) pada semester ganjil dan siswa di kelas akhir (kelas 6, kelas 9, kelas 12) pada semester genap hanya menerima separuh dari nominal tahunan. Ini karena mereka tidak menjalani satu tahun ajaran penuh di jenjang atau semester tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besaran resmi final PIP 2026 untuk masing-masing siswa ditetapkan melalui SK Pemberian yang diterbitkan Puslapdik. Sampai artikel ini disusun, angka acuan yang konsisten digunakan di berbagai pemberitaan dan panduan resmi mengikuti standar yang sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir, sesuai regulasi Kemendikdasmen. Data ini adalah acuan umum, bukan jaminan nominal pasti untuk setiap anak, karena nominal individual tetap bergantung pada status siswa dan hasil pengecekan di sistem resmi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tabel Besaran Dana PIP 2026 per Jenjang<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Jenjang Pendidikan<\/th><th>Nominal Penuh per Tahun<\/th><th>Nominal Siswa Baru \/ Kelas Akhir<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>SD \/ SDLB \/ Paket A<\/td><td>Rp450.000<\/td><td>Rp225.000<\/td><\/tr><tr><td>SMP \/ SMPLB \/ Paket B<\/td><td>Rp750.000<\/td><td>Rp375.000<\/td><\/tr><tr><td>SMA \/ SMK \/ SMALB \/ Paket C<\/td><td>Rp1.800.000<\/td><td>Rp500.000 &#8211; Rp900.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penjelasan tabel di atas sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siswa SD, SDLB, atau peserta Paket A yang berstatus reguler berpotensi menerima Rp450.000 per tahun ajaran. Untuk siswa kelas 1 yang baru masuk atau siswa kelas 6 yang berada di semester terakhir sebelum lulus, nominal yang diterima biasanya separuh, yaitu sekitar Rp225.000, karena masa belajar mereka pada jenjang tersebut tidak penuh satu tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siswa SMP, SMPLB, atau peserta Paket B pada status reguler berpotensi menerima Rp750.000 per tahun ajaran. Siswa kelas 7 yang baru masuk pada semester ganjil dan siswa kelas 9 pada semester genap menjelang kelulusan umumnya menerima sekitar Rp375.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siswa SMA, SMK, SMALB, atau peserta Paket C memiliki nominal tertinggi karena kebutuhan operasional yang lebih besar, termasuk untuk siswa SMK yang membutuhkan biaya praktik dan persiapan kerja industri. Nominal penuh berkisar Rp1.800.000 per tahun, sedangkan siswa kelas 10 yang baru masuk atau siswa kelas 12 pada semester akhir umumnya menerima nominal proporsional pada kisaran Rp500.000 hingga Rp900.000, tergantung semester penetapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catatan penting yang wajib diperhatikan, seluruh angka di atas adalah acuan umum yang mengikuti pola standar penyaluran PIP yang sudah berjalan. Kemendikdasmen dan Puslapdik dapat merevisi kebijakan besaran ini kapan saja lewat regulasi terbaru. Selalu cek pengumuman resmi dari Kemendikdasmen, Puslapdik, atau sekolah sebelum mengambil keputusan finansial berdasarkan nominal ini. Jangan langsung memastikan anggaran keluarga hanya berdasarkan perkiraan di internet, karena nominal final tetap ditentukan lewat SK Pemberian yang bersifat personal untuk setiap siswa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbandingan Besaran PIP Beberapa Tahun Terakhir<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melihat pola nominal PIP dari tahun ke tahun bisa membantu orang tua memahami arah kebijakan pemerintah, meski bukan jaminan nominal tahun berjalan akan sama persis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada periode sebelum 2024, nominal bantuan untuk jenjang SMA dan SMK berada di kisaran yang lebih rendah dibanding sekarang. Pemerintah kemudian melakukan penyesuaian signifikan untuk jenjang menengah atas, dengan pertimbangan bahwa kebutuhan siswa SMA dan SMK jauh lebih besar dibanding siswa SD dan SMP, terutama untuk kebutuhan praktik kerja lapangan, alat sekolah kejuruan, dan biaya transportasi yang cenderung lebih tinggi karena jarak sekolah yang lebih jauh dari rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk jenjang SD dan SMP, pola nominal relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, dengan penyesuaian yang lebih jarang dibanding jenjang SMA\/SMK. Hal ini mencerminkan kebutuhan operasional siswa SD dan SMP yang secara umum memang lebih rendah dibanding siswa jenjang menengah atas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pola lain yang konsisten dari tahun ke tahun adalah mekanisme pembagian nominal berdasarkan status siswa baru dan siswa kelas akhir. Skema ini bukan hal baru di tahun 2026, melainkan kelanjutan dari aturan proporsional yang sudah diterapkan sejak beberapa tahun sebelumnya, mengikuti prinsip bahwa dana PIP dihitung berdasarkan masa aktif belajar siswa dalam satu semester, bukan dipukul rata untuk semua siswa tanpa memandang posisi kelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang perlu dipahami orang tua, kenaikan nominal PIP tidak terjadi setiap tahun secara otomatis. Pemerintah biasanya menyesuaikan besaran berdasarkan evaluasi kebutuhan riil di lapangan, kondisi anggaran pendidikan nasional, dan hasil kajian dari Kemendikdasmen bersama Kementerian Keuangan. Oleh sebab itu, asumsi bahwa nominal PIP pasti naik setiap tahun ajaran baru tidak selalu benar, dan orang tua sebaiknya tidak berencana keuangan berdasarkan ekspektasi kenaikan yang belum dikonfirmasi resmi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Cek Apakah Anak Menerima PIP 2026 dan Berapa Nominalnya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara paling akurat untuk mengetahui status dan nominal PIP anak adalah lewat pengecekan langsung di kanal resmi Kemendikdasmen, bukan lewat informasi tidak resmi yang beredar di media sosial. Berikut langkah-langkahnya.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka laman resmi Sipintar melalui browser di ponsel atau komputer, yaitu pip.kemdikbud.go.id atau pip.kemendikdasmen.go.id.<\/li>\n\n\n\n<li>Siapkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) anak, yang bisa dilihat di rapor, ijazah, atau kartu pelajar.<\/li>\n\n\n\n<li>Siapkan juga Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak sesuai Kartu Keluarga.<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan NISN dan NIK pada kolom yang tersedia di laman tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Lengkapi kode captcha atau kode keamanan yang muncul, lalu klik tombol cek data.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan nama siswa, sekolah, jenjang pendidikan, status kelayakan, dan status pencairan.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika status pencairan sudah tertulis &#8220;Sudah Dicairkan&#8221; atau sejenisnya, biasanya nominal detail per siswa dapat dikonfirmasi lebih lanjut ke operator sekolah atau langsung ke bank penyalur.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika data tidak muncul, kemungkinan anak belum terdaftar sebagai penerima, atau ada ketidaksesuaian antara data NIK dan NISN yang diinput dengan data di sistem Dapodik.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain lewat laman Sipintar, orang tua juga bisa menanyakan langsung ke operator sekolah, karena pihak sekolah biasanya memiliki akses ke data lebih rinci lewat aplikasi Dapodik dan bisa membantu menjelaskan status pengajuan maupun alasan jika anak belum atau tidak lagi terdaftar sebagai penerima.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penting diingat, laman pengecekan online umumnya hanya menampilkan status kelayakan dan status pencairan, bukan selalu menampilkan angka nominal secara eksplisit. Untuk memastikan nominal pasti yang diterima, cara paling akurat adalah mengecek langsung buku tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) milik anak di bank penyalur, karena di situ tercatat jumlah dana yang benar-benar masuk ke rekening.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan dan Bagaimana Dana PIP Dicairkan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyaluran dana PIP dilakukan secara bertahap sepanjang tahun, umumnya terbagi dalam tiga termin. Pola umum yang biasa diterapkan adalah termin pertama pada awal tahun, termin kedua pada pertengahan tahun sekitar bulan Mei hingga September, dan termin ketiga menjelang akhir tahun. Jadwal pasti tiap termin bisa berbeda setiap tahun tergantung proses administrasi dan anggaran yang tersedia, sehingga orang tua sebaiknya memantau pengumuman resmi dari sekolah atau Puslapdik untuk kepastian tanggalnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dana PIP disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar atau SimPel yang dibuka khusus atas nama siswa penerima. Bank penyalur yang umum digunakan meliputi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk sebagian besar jenjang SD dan SMP, serta Bank Negara Indonesia (BNI) untuk sebagian jenjang SMA dan SMK, meski pembagian ini bisa berbeda tergantung wilayah dan kebijakan penyaluran tahun berjalan. Di beberapa daerah, penyaluran juga bisa dilakukan lewat Kantor Pos, terutama untuk wilayah yang aksesnya terbatas ke jaringan bank.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum dana bisa dicairkan, rekening SimPel siswa harus melalui proses aktivasi terlebih dahulu. Orang tua atau wali biasanya perlu membawa dokumen berupa Kartu Keluarga, KTP orang tua atau wali, dan kartu pelajar atau surat keterangan dari sekolah ke bank penyalur yang ditunjuk. Beberapa sekolah memfasilitasi proses ini secara kolektif, sehingga orang tua tidak perlu datang sendiri-sendiri ke bank, cukup melengkapi dokumen yang diminta oleh operator sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa hal yang bisa memengaruhi kelancaran pencairan antara lain keterlambatan aktivasi rekening, ketidaksesuaian nama antara dokumen kependudukan dengan data di Dapodik, keterlambatan sinkronisasi data sekolah, serta proses administrasi bank yang membutuhkan waktu verifikasi. Jika dana belum masuk padahal status di sistem sudah menunjukkan &#8220;Sudah Disalurkan,&#8221; langkah pertama yang disarankan adalah menghubungi operator sekolah, karena pihak sekolah biasanya memiliki informasi lebih rinci mengenai proses pencairan di wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Yang Memengaruhi Besaran dan Kelayakan PIP<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa faktor utama yang menentukan apakah seorang anak layak menerima PIP dan berapa besaran yang akan diperolehnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Status ekonomi keluarga menjadi pertimbangan utama. Anak dari keluarga yang tercatat dalam DTKS Kementerian Sosial, penerima Program Keluarga Harapan (PKH), atau pemegang KIP memiliki prioritas lebih tinggi untuk diusulkan sebagai penerima PIP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keakuratan data Dapodik di sekolah sangat menentukan proses pengajuan. Operator sekolah bertanggung jawab memastikan status &#8220;Layak PIP&#8221; tercentang dengan benar untuk siswa yang memenuhi kriteria, dan data siswa seperti NIK, nama, serta alamat harus sesuai dengan dokumen kependudukan resmi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sinkronisasi data antar-lembaga juga berperan penting. Data yang diinput sekolah lewat Dapodik perlu selaras dengan data di DTKS Kemensos dan sistem Dukcapil. Jika ada perbedaan data, misalnya perbedaan ejaan nama satu huruf saja, proses verifikasi bisa tertunda atau bahkan gagal, sehingga anak yang sebenarnya layak secara ekonomi bisa tertunda menerima haknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenjang dan posisi kelas siswa turut menentukan besaran, sebagaimana dijelaskan pada bagian sebelumnya, karena siswa baru dan siswa kelas akhir menerima nominal proporsional, bukan nominal penuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan kondisi ekonomi keluarga juga bisa memengaruhi kelanjutan penerimaan. Jika hasil pemutakhiran data DTKS menunjukkan kondisi ekonomi keluarga sudah membaik, status kelayakan PIP anak bisa dievaluasi ulang dan berpotensi tidak diperpanjang pada periode berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Agar Anak Tetap Menerima PIP dengan Lancar<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan data anak di Dapodik sekolah selalu diperbarui, termasuk NIK, nama lengkap, dan alamat sesuai Kartu Keluarga terbaru.<\/li>\n\n\n\n<li>Segera laporkan ke operator sekolah jika ada perubahan data keluarga, misalnya perpindahan alamat atau perubahan status ekonomi.<\/li>\n\n\n\n<li>Aktifkan rekening SimPel sesegera mungkin setelah anak ditetapkan sebagai penerima, jangan menunda proses administrasi di bank.<\/li>\n\n\n\n<li>Simpan baik-baik buku tabungan dan kartu debit SimPel anak, serta catat nomor rekening untuk keperluan pengecekan mandiri.<\/li>\n\n\n\n<li>Rutin cek status PIP lewat laman resmi Sipintar setiap ada informasi pembukaan termin baru.<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan nomor HP yang terdaftar di sistem sekolah aktif, karena beberapa notifikasi terkait PIP dikirim lewat pesan singkat.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika keluarga belum terdaftar di DTKS, segera urus pendaftaran lewat kelurahan atau dinas sosial setempat, karena data ini menjadi salah satu acuan utama penetapan penerima.<\/li>\n\n\n\n<li>Komunikasikan secara berkala dengan wali kelas atau operator sekolah mengenai status pengajuan PIP anak, terutama menjelang pergantian tahun ajaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan dana PIP sesuai peruntukannya, yaitu untuk kebutuhan personal pendidikan, agar tidak menimbulkan masalah administratif di kemudian hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Simpan semua dokumen pendukung seperti Kartu Keluarga, KTP orang tua, dan kartu pelajar dalam kondisi mudah diakses, karena sewaktu-waktu dibutuhkan untuk verifikasi ulang di bank atau sekolah.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesalahan Umum Orang Tua Terkait Besaran PIP<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Menganggap semua siswa penerima PIP mendapat nominal yang sama persis, padahal nominal berbeda tergantung jenjang dan status siswa dalam tahun ajaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Percaya begitu saja pada informasi nominal yang beredar di grup WhatsApp tanpa mengecek ke sumber resmi Kemendikdasmen atau Puslapdik.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak segera mengaktifkan rekening SimPel setelah anak dinyatakan layak, sehingga dana tertahan dan tidak segera bisa dicairkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengabaikan pentingnya kesesuaian data antara Kartu Keluarga, KTP, dan Dapodik, yang berakibat pada kegagalan verifikasi data di bank.<\/li>\n\n\n\n<li>Berasumsi bahwa nominal PIP pasti naik setiap tahun tanpa mengecek kebijakan resmi terbaru.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak melaporkan perubahan data keluarga, seperti pindah alamat atau pindah sekolah, sehingga status penerima menjadi tidak sinkron dengan kondisi terbaru.<\/li>\n\n\n\n<li>Menunggu terlalu lama untuk menanyakan status PIP ke sekolah, padahal masalah data sebaiknya segera dikomunikasikan agar tidak melewati batas waktu penetapan SK.<\/li>\n\n\n\n<li>Menganggap kartu KIP fisik sebagai satu-satunya bukti penerimaan PIP, padahal yang menentukan adalah status &#8220;Layak PIP&#8221; dan SK Pemberian di sistem resmi, bukan semata-mata kepemilikan kartu fisik.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besaran dana PIP 2026 untuk SD, SMP, dan SMA\/SMK mengikuti pola berjenjang, dengan nominal acuan umum sekitar Rp450.000 per tahun untuk SD, Rp750.000 per tahun untuk SMP, dan Rp1.800.000 per tahun untuk SMA\/SMK, di mana siswa baru dan siswa kelas akhir umumnya menerima nominal separuh dari jumlah penuh tersebut. Meski demikian, nominal final yang diterima setiap anak tetap ditentukan lewat SK Pemberian yang bersifat personal, sehingga cara paling akurat untuk memastikan jumlah yang diterima anak adalah mengecek langsung lewat laman resmi Sipintar, operator sekolah, atau buku tabungan SimPel di bank penyalur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebijakan pemerintah terkait besaran bantuan sosial pendidikan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti evaluasi anggaran dan kebutuhan nasional. Orang tua dan siswa sangat disarankan untuk selalu memantau pengumuman resmi dari Kemendikdasmen, Puslapdik, atau pihak sekolah, dan tidak sepenuhnya bergantung pada informasi tidak resmi yang beredar di internet maupun media sosial.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ Seputar Besaran Dana PIP 2026<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa besaran PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nominal acuan umum yang berlaku adalah sekitar Rp450.000 per tahun untuk SD, Rp750.000 per tahun untuk SMP, dan Rp1.800.000 per tahun untuk SMA\/SMK. Siswa baru dan siswa kelas akhir umumnya menerima separuh dari nominal tersebut. Nominal final tetap harus dikonfirmasi lewat SK Pemberian resmi untuk masing-masing siswa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah nominal PIP 2026 naik dibanding tahun sebelumnya?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai saat ini, pola nominal PIP 2026 masih mengikuti standar yang sudah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya. Belum ada pengumuman resmi yang menyebutkan kenaikan menyeluruh untuk semua jenjang. Orang tua sebaiknya tidak berasumsi ada kenaikan otomatis sebelum ada konfirmasi resmi dari Kemendikdasmen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana cara mengetahui pasti berapa nominal yang diterima anak?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara paling akurat adalah mengecek lewat laman resmi Sipintar menggunakan NISN dan NIK, menanyakan langsung ke operator sekolah, atau melihat mutasi di buku tabungan SimPel anak di bank penyalur, karena di sanalah nominal riil yang masuk tercatat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah semua penerima PIP mendapat jumlah yang sama?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak. Nominal berbeda tergantung jenjang pendidikan, dan bahkan siswa di jenjang yang sama bisa menerima nominal berbeda tergantung status kelasnya, apakah siswa baru, siswa reguler, atau siswa kelas akhir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa yang harus dilakukan jika nominal yang diterima tidak sesuai ekspektasi?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama adalah mengecek kembali status siswa, apakah termasuk kategori siswa baru atau kelas akhir yang memang menerima nominal proporsional. Jika nominal masih dianggap tidak sesuai, orang tua bisa menanyakan langsung ke operator sekolah atau ke bank penyalur untuk klarifikasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Besaran dana PIP 2026 untuk SD, SMP, dan SMA\/SMK masih menjadi pertanyaan paling banyak dicari orang tua menjelang dan selama&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":100,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-99","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berapa besaran dana PIP 2026? Lihat daftar nominal bantuan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK lengkap dengan informasi penerima, jadwal dan,\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berapa besaran dana PIP 2026? Lihat daftar nominal bantuan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK lengkap dengan informasi penerima, jadwal dan,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Itera Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-12T22:37:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1051\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"687\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rizky Pratama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rizky Pratama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rizky Pratama\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/2d0d1b8cbbe0f7a63a6b6d0b0768c0f8\"},\"headline\":\"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\\\/SMK Terbaru\",\"datePublished\":\"2026-07-12T22:37:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/\"},\"wordCount\":2644,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg\",\"articleSection\":[\"Pendidikan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/\",\"name\":\"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\\\/SMK Terbaru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-12T22:37:00+00:00\",\"description\":\"Berapa besaran dana PIP 2026? Lihat daftar nominal bantuan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK lengkap dengan informasi penerima, jadwal dan,\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg\",\"width\":1051,\"height\":687},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\\\/SMK Terbaru\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/blog\\\/wp-json\\\/wp\\\/v2\\\/posts\\\/99\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Itera Blog\",\"description\":\"Portal Informasi Berita Indonesia dari Dunia Kampus\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Itera Blog\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/cropped-pict-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/cropped-pict-1.png\",\"width\":417,\"height\":154,\"caption\":\"Itera Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/2d0d1b8cbbe0f7a63a6b6d0b0768c0f8\",\"name\":\"Rizky Pratama\",\"description\":\"Rizky Pratama merupakan penulis yang berfokus pada isu pendidikan, dunia kampus, beasiswa, kurikulum, dan pengembangan sumber daya manusia. Aktif menyusun artikel berbasis referensi resmi agar informasi yang disampaikan mudah dipahami dan bermanfaat bagi pelajar, mahasiswa, guru, serta masyarakat umum.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/author\\\/rizky\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru","description":"Berapa besaran dana PIP 2026? Lihat daftar nominal bantuan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK lengkap dengan informasi penerima, jadwal dan,","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru","og_description":"Berapa besaran dana PIP 2026? Lihat daftar nominal bantuan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK lengkap dengan informasi penerima, jadwal dan,","og_url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/","og_site_name":"Itera Blog","article_published_time":"2026-07-12T22:37:00+00:00","og_image":[{"width":1051,"height":687,"url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rizky Pratama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rizky Pratama","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/"},"author":{"name":"Rizky Pratama","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/2d0d1b8cbbe0f7a63a6b6d0b0768c0f8"},"headline":"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru","datePublished":"2026-07-12T22:37:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/"},"wordCount":2644,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg","articleSection":["Pendidikan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/","name":"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg","datePublished":"2026-07-12T22:37:00+00:00","description":"Berapa besaran dana PIP 2026? Lihat daftar nominal bantuan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK lengkap dengan informasi penerima, jadwal dan,","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Besaran-Dana-PIP-2026-untuk-SD-SMP-SMASMK-Terbaru.jpg","width":1051,"height":687},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/besaran-dana-pip-2026-untuk-sd-smp-sma-smk-terbaru\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, SMA\/SMK Terbaru","item":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/","name":"Itera Blog","description":"Portal Informasi Berita Indonesia dari Dunia Kampus","publisher":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#organization","name":"Itera Blog","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/cropped-pict-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/cropped-pict-1.png","width":417,"height":154,"caption":"Itera Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/2d0d1b8cbbe0f7a63a6b6d0b0768c0f8","name":"Rizky Pratama","description":"Rizky Pratama merupakan penulis yang berfokus pada isu pendidikan, dunia kampus, beasiswa, kurikulum, dan pengembangan sumber daya manusia. Aktif menyusun artikel berbasis referensi resmi agar informasi yang disampaikan mudah dipahami dan bermanfaat bagi pelajar, mahasiswa, guru, serta masyarakat umum.","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/author\/rizky\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=99"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":101,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99\/revisions\/101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=99"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=99"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=99"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}