{"id":2599,"date":"2026-07-28T17:07:42","date_gmt":"2026-07-28T10:07:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/?p=2599"},"modified":"2026-07-28T16:10:54","modified_gmt":"2026-07-28T09:10:54","slug":"mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/","title":{"rendered":"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah menjadi langkah penting bagi mahasiswa, dosen, maupun siapa saja yang ingin memahami sistem pembelajaran di perguruan tinggi. Jika Anda masih bertanya apa itu CPMK, istilah ini merupakan singkatan dari Capaian Pembelajaran Mata Kuliah, yaitu kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan suatu mata kuliah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penerapannya, CPMK memiliki keterkaitan erat dengan Sub-CPMK dan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan). Ketiga komponen tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kurikulum yang terstruktur, terukur, dan selaras dengan standar pendidikan tinggi serta kebutuhan dunia kerja. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak heran jika istilah CPMK lebih sering dijumpai dalam dokumen akademik, seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan kurikulum perguruan tinggi. Secara sederhana, CPMK merupakan target kemampuan yang harus dicapai mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran pada suatu mata kuliah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep ini menjadi bagian dari pendekatan <em>Outcome Based Education<\/em> (OBE) yang kini banyak diterapkan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui CPMK, dosen dapat merancang tujuan pembelajaran, memilih metode pengajaran yang tepat, serta menyusun sistem penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian CPMK dalam Kurikulum Kuliah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK atau Capaian Pembelajaran Mata Kuliah adalah rumusan kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa setelah mengikuti dan menyelesaikan suatu mata kuliah. Kemampuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan teori, tetapi juga mencakup keterampilan, sikap, dan kemampuan menerapkan ilmu dalam situasi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, CPMK menjelaskan apa yang diharapkan dapat dilakukan mahasiswa setelah proses pembelajaran selesai. Contohnya, setelah mengikuti mata kuliah Pemrograman Dasar, mahasiswa tidak hanya memahami konsep algoritma, tetapi juga mampu membuat program sederhana menggunakan bahasa pemrograman tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK biasanya disusun oleh dosen dengan mengacu pada standar kurikulum program studi dan kebutuhan kompetensi lulusan. Penyusunan CPMK juga harus selaras dengan capaian pembelajaran lulusan atau CPL agar proses pendidikan memiliki arah yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Hubungan CPMK dengan CPL dalam Sistem Pendidikan Tinggi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apa hubungan CPMK dan CPL? CPL atau Capaian Pembelajaran Lulusan merupakan kemampuan akhir yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh proses pendidikan dalam sebuah program studi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, CPMK merupakan turunan dari CPL yang diterapkan pada tingkat mata kuliah. Dengan kata lain, CPL memiliki cakupan yang lebih luas karena menggambarkan kompetensi lulusan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan CPMK memiliki ruang lingkup yang lebih kecil karena hanya berfokus pada satu mata kuliah tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungan keduanya dapat digambarkan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Komponen<\/th><th>Pengertian<\/th><th>Lingkup<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>CPL<\/td><td>Kemampuan yang harus dimiliki lulusan setelah menyelesaikan pendidikan<\/td><td>Program studi<\/td><\/tr><tr><td>CPMK<\/td><td>Kemampuan yang harus dicapai mahasiswa setelah mengikuti mata kuliah<\/td><td>Mata kuliah<\/td><\/tr><tr><td>Sub-CPMK<\/td><td>Kemampuan lebih spesifik dari setiap tahapan pembelajaran<\/td><td>Pertemuan atau materi<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, sebuah program studi Teknik Informatika memiliki CPL berupa kemampuan lulusan dalam mengembangkan solusi teknologi. Kemudian CPL tersebut diterjemahkan ke dalam beberapa CPMK pada mata kuliah seperti Pemrograman, Basis Data, dan Kecerdasan Buatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Sub-CPMK dan Fungsinya dalam Pembelajaran?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain CPMK, mahasiswa juga sering menemukan istilah Sub-CPMK dalam dokumen pembelajaran. Sub-CPMK atau Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah merupakan penjabaran lebih rinci dari CPMK yang digunakan untuk mengukur kemampuan mahasiswa pada setiap tahap pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika CPMK menjelaskan tujuan besar sebuah mata kuliah, maka Sub-CPMK menjelaskan kemampuan kecil yang harus dicapai pada setiap pertemuan. Sub-CPMK membantu dosen menyusun materi pembelajaran secara bertahap agar mahasiswa dapat memahami konsep dari dasar hingga tingkat yang lebih kompleks.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, dalam mata kuliah Statistik:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>CPMK: Mahasiswa mampu melakukan analisis data menggunakan metode statistik.<\/li>\n\n\n\n<li>Sub-CPMK 1: Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar statistik.<\/li>\n\n\n\n<li>Sub-CPMK 2: Mahasiswa mampu menghitung ukuran pemusatan data.<\/li>\n\n\n\n<li>Sub-CPMK 3: Mahasiswa mampu melakukan interpretasi hasil analisis statistik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya Sub-CPMK, proses pembelajaran menjadi lebih terstruktur dan mudah dievaluasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan CPMK dan Sub-CPMK yang Perlu Dipahami Mahasiswa<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak mahasiswa masih bingung membedakan CPMK dan Sub-CPMK karena keduanya memiliki istilah yang hampir sama. Perbedaan utama terletak pada tingkat cakupan kemampuan yang ingin dicapai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK memiliki cakupan lebih besar karena menggambarkan kemampuan akhir dari sebuah mata kuliah. Sedangkan Sub-CPMK memiliki cakupan lebih kecil karena digunakan untuk menjelaskan kemampuan pada setiap bagian pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut perbandingan CPMK dan Sub-CPMK:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Aspek<\/th><th>CPMK<\/th><th>Sub-CPMK<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Kepanjangan<\/td><td>Capaian Pembelajaran Mata Kuliah<\/td><td>Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah<\/td><\/tr><tr><td>Fungsi<\/td><td>Menentukan tujuan utama mata kuliah<\/td><td>Menentukan target setiap tahapan belajar<\/td><\/tr><tr><td>Penyusun<\/td><td>Dosen atau tim kurikulum<\/td><td>Dosen pengampu mata kuliah<\/td><\/tr><tr><td>Digunakan untuk<\/td><td>Evaluasi akhir mata kuliah<\/td><td>Evaluasi setiap materi atau pertemuan<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami perbedaan ini membantu mahasiswa membaca RPS dan memahami tujuan pembelajaran yang diberikan dosen.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Peran CPMK dalam Kurikulum Perguruan Tinggi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah membantu memahami bahwa CPMK memiliki peran besar dalam memastikan proses pendidikan di perguruan tinggi berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam kurikulum modern, pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada kemampuan yang benar-benar diperoleh mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa peran penting CPMK dalam kurikulum kuliah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menentukan Arah Pembelajaran Mata Kuliah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK membantu dosen menentukan tujuan utama dari sebuah mata kuliah. Dengan adanya CPMK, materi yang diberikan tidak hanya berdasarkan buku atau teori, tetapi diarahkan untuk mencapai kompetensi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menjadi Dasar Penyusunan RPS<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RPS atau Rencana Pembelajaran Semester disusun berdasarkan CPMK yang ingin dicapai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam RPS biasanya terdapat informasi mengenai:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>tujuan pembelajaran,<\/li>\n\n\n\n<li>materi kuliah,<\/li>\n\n\n\n<li>metode pembelajaran,<\/li>\n\n\n\n<li>tugas mahasiswa,<\/li>\n\n\n\n<li>sistem penilaian.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK menjadi acuan agar seluruh komponen pembelajaran memiliki hubungan yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Membantu Sistem Penilaian Mahasiswa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penilaian mahasiswa tidak hanya berdasarkan ujian akhir, tetapi juga berdasarkan kemampuan yang telah ditargetkan. Dengan CPMK, dosen dapat membuat instrumen penilaian yang sesuai dengan kompetensi mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, jika CPMK menargetkan kemampuan analisis, maka penilaian dapat berupa studi kasus atau proyek, bukan hanya hafalan teori.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mendukung Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perguruan tinggi saat ini banyak menerapkan kurikulum berbasis kompetensi yang menekankan kemampuan nyata mahasiswa. CPMK menjadi salah satu elemen utama dalam memastikan lulusan memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh CPMK dalam RPS Mata Kuliah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah menjadi langkah awal untuk memahami konsep CPMK dengan lebih mudah melalui contoh penerapannya dalam dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Dalam RPS, CPMK biasanya ditampilkan sebagai target kemampuan yang harus dicapai mahasiswa setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dalam satu semester.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut contoh sederhana CPMK pada beberapa mata kuliah:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Mata Kuliah<\/th><th>Contoh CPMK<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Pemrograman Dasar<\/td><td>Mahasiswa mampu membuat program sederhana menggunakan konsep algoritma dan struktur data dasar<\/td><\/tr><tr><td>Bahasa Inggris Akademik<\/td><td>Mahasiswa mampu memahami dan menyusun tulisan ilmiah menggunakan bahasa Inggris dengan baik<\/td><\/tr><tr><td>Akuntansi Dasar<\/td><td>Mahasiswa mampu menyusun laporan keuangan berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku<\/td><\/tr><tr><td>Manajemen Proyek<\/td><td>Mahasiswa mampu merancang dan mengelola proyek sesuai metode manajemen yang tepat<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh tersebut menunjukkan bahwa CPMK tidak hanya berisi daftar materi yang harus dipelajari, tetapi menggambarkan kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa. Karena itu, CPMK biasanya menggunakan kata kerja yang menunjukkan kemampuan seperti menjelaskan, menganalisis, merancang, membuat, mengevaluasi, atau menerapkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Membaca CPMK dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi mahasiswa, memahami CPMK dapat membantu mengetahui tujuan dari sebuah mata kuliah sebelum proses perkuliahan dimulai. Biasanya CPMK dapat ditemukan pada bagian awal dokumen RPS bersama dengan informasi lain seperti deskripsi mata kuliah, bahan kajian, metode pembelajaran, dan sistem penilaian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat membaca CPMK, mahasiswa dapat memperhatikan beberapa hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Perhatikan Kata Kerja dalam CPMK<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kata kerja dalam CPMK menunjukkan tingkat kemampuan yang diharapkan dari mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menjelaskan berarti mahasiswa harus mampu memahami dan menerangkan konsep.<\/li>\n\n\n\n<li>Menerapkan berarti mahasiswa harus mampu menggunakan teori dalam praktik.<\/li>\n\n\n\n<li>Menganalisis berarti mahasiswa harus mampu menguraikan suatu masalah berdasarkan konsep tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengevaluasi berarti mahasiswa harus mampu memberikan penilaian berdasarkan kriteria tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin tinggi tingkat kata kerja yang digunakan, semakin kompleks kemampuan yang harus dikuasai mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pahami Kompetensi yang Ingin Dicapai<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa sebaiknya tidak hanya melihat daftar materi kuliah, tetapi memahami kemampuan akhir yang menjadi tujuan pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, sebuah mata kuliah mungkin membahas teori desain grafis, tetapi CPMK dapat menargetkan mahasiswa mampu membuat rancangan visual untuk kebutuhan tertentu. Artinya, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gunakan CPMK Sebagai Panduan Belajar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK dapat menjadi panduan bagi mahasiswa dalam menentukan fokus belajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memahami target pembelajaran, mahasiswa dapat mengetahui materi mana yang harus lebih diprioritaskan. Hal ini juga membantu mahasiswa mempersiapkan tugas, proyek, maupun ujian dengan lebih terarah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Hubungan CPMK dengan Outcome Based Education (OBE)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam perkembangan pendidikan tinggi saat ini, CPMK memiliki hubungan erat dengan konsep Outcome Based Education atau OBE. OBE merupakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada hasil akhir atau kemampuan yang diperoleh mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan sistem lama yang lebih menekankan pada penyampaian materi, OBE melihat keberhasilan pembelajaran berdasarkan kompetensi yang berhasil dicapai mahasiswa. Dalam sistem OBE, CPMK berfungsi sebagai penghubung antara tujuan program studi dengan aktivitas pembelajaran di kelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alur hubungan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Profil Lulusan \u2192 CPL \u2192 CPMK \u2192 Sub-CPMK \u2192 Aktivitas Pembelajaran \u2192 Penilaian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap bagian memiliki peran yang saling berkaitan untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi sesuai standar pendidikan tinggi. Penerapan kurikulum berbasis capaian ini juga sejalan dengan arah pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia yang mengutamakan kualitas lulusan dan relevansi dengan kebutuhan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi mengenai standar pendidikan tinggi dapat dipelajari melalui regulasi resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Mengenal CPMK Dalam Kurikulum Kuliah Penting bagi Mahasiswa?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah penting bagi setiap mahasiswa karena sebagian masih menganggap CPMK hanya sebagai istilah administratif dalam dokumen kampus. Padahal, CPMK memiliki manfaat langsung terhadap proses belajar mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa alasan mengapa CPMK penting dipahami:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Membantu Mengetahui Target Mata Kuliah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memahami CPMK, mahasiswa dapat mengetahui kemampuan apa yang harus mereka kuasai setelah mengikuti kuliah. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih terarah dan tidak hanya berorientasi pada mendapatkan nilai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Membantu Persiapan Tugas dan Ujian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tugas kuliah dan ujian biasanya dirancang berdasarkan CPMK yang telah ditentukan. Jika mahasiswa memahami CPMK, mereka dapat mempersiapkan diri sesuai kemampuan yang akan dinilai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, jika CPMK menekankan kemampuan analisis, mahasiswa perlu berlatih memahami studi kasus, bukan hanya menghafal teori.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mengetahui Kesesuaian Kompetensi dengan Dunia Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK membantu memastikan bahwa pembelajaran di kampus memiliki kaitan dengan kebutuhan profesional. Kompetensi yang dibangun melalui berbagai mata kuliah nantinya menjadi bekal mahasiswa ketika memasuki dunia kerja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat CPMK bagi Dosen dan Perguruan Tinggi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya mahasiswa, CPMK juga memberikan manfaat besar bagi dosen dan institusi pendidikan. Bagi dosen, CPMK membantu merancang pembelajaran yang lebih sistematis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dosen dapat menentukan metode mengajar, bentuk tugas, hingga sistem evaluasi berdasarkan kemampuan yang ingin dicapai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa manfaat CPMK bagi dosen antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>membantu menyusun RPS yang lebih terstruktur,<\/li>\n\n\n\n<li>mempermudah menentukan metode pembelajaran,<\/li>\n\n\n\n<li>membuat penilaian lebih objektif,<\/li>\n\n\n\n<li>memastikan materi sesuai kebutuhan kompetensi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi perguruan tinggi, CPMK membantu menjaga kualitas pembelajaran antar mata kuliah. Setiap mata kuliah dapat dipastikan memiliki kontribusi terhadap pencapaian CPL program studi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dasar Penyusunan CPMK dalam Kurikulum Kuliah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyusunan CPMK tidak dilakukan secara sembarangan karena harus mengikuti prinsip akademik dan standar pendidikan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menyusun CPMK antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kesesuaian dengan CPL Program Studi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK harus mendukung pencapaian kemampuan lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi. Sebuah mata kuliah harus memiliki kontribusi yang jelas terhadap kompetensi akhir mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Relevansi dengan Bidang Keilmuan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK harus sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan bidang profesional. Kurikulum yang baik harus mampu menjembatani teori akademik dengan kebutuhan praktik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Menggunakan Rumusan yang Terukur<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK harus dibuat menggunakan kalimat yang dapat diukur. Artinya, pencapaian mahasiswa dapat dinilai melalui tugas, ujian, proyek, atau bentuk evaluasi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Istilah Lain yang Berkaitan dengan CPMK<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pembahasan kurikulum perguruan tinggi, CPMK sering berkaitan dengan beberapa istilah akademik lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa istilah yang perlu diketahui:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Istilah<\/th><th>Pengertian<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>CPL<\/td><td>Capaian Pembelajaran Lulusan yang menjadi target kompetensi akhir program studi<\/td><\/tr><tr><td>CPMK<\/td><td>Capaian Pembelajaran Mata Kuliah yang menjadi target kemampuan dalam satu mata kuliah<\/td><\/tr><tr><td>Sub-CPMK<\/td><td>Penjabaran CPMK menjadi kemampuan yang lebih spesifik<\/td><\/tr><tr><td>RPS<\/td><td>Dokumen perencanaan pembelajaran dalam satu semester<\/td><\/tr><tr><td>OBE<\/td><td>Pendekatan pendidikan yang berfokus pada hasil pembelajaran<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami istilah tersebut akan membantu mahasiswa lebih mudah mengikuti sistem akademik di perguruan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apa kepanjangan dari CPMK?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK adalah singkatan dari Capaian Pembelajaran Mata Kuliah. CPMK merupakan kemampuan yang harus dicapai mahasiswa setelah menyelesaikan suatu mata kuliah tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apa perbedaan CPMK dan CPL?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPL memiliki cakupan lebih luas karena menjelaskan kemampuan yang harus dimiliki lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Sedangkan CPMK merupakan turunan CPL yang diterapkan pada tingkat mata kuliah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apakah CPMK sama dengan tujuan pembelajaran?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK memiliki hubungan dengan tujuan pembelajaran, tetapi keduanya tidak sepenuhnya sama. CPMK menjelaskan capaian kemampuan yang lebih terukur, sedangkan tujuan pembelajaran dapat mencakup arah umum proses belajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apakah mahasiswa harus memahami CPMK?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, mahasiswa sebaiknya memahami CPMK karena dapat membantu mengetahui target pembelajaran dan mempersiapkan diri menghadapi tugas maupun evaluasi. CPMK juga membantu mahasiswa memahami alasan mengapa suatu materi diberikan dalam mata kuliah tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apakah CPMK ada di semua mata kuliah?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada umumnya, mata kuliah dalam kurikulum perguruan tinggi memiliki CPMK sebagai bagian dari perencanaan pembelajaran. Namun, format dan penyajiannya dapat berbeda sesuai kebijakan masing-masing perguruan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CPMK adalah salah satu komponen penting dalam sistem kurikulum perguruan tinggi modern yang berorientasi pada capaian pembelajaran. Melalui CPMK, proses perkuliahan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki kemampuan tertentu setelah menyelesaikan sebuah mata kuliah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungan antara CPL, CPMK, dan Sub-CPMK membuat sistem pembelajaran menjadi lebih terarah karena setiap mata kuliah memiliki kontribusi terhadap kompetensi lulusan. Bagi mahasiswa, memahami CPMK dapat membantu menentukan strategi belajar yang lebih efektif dan mengetahui kemampuan apa saja yang perlu dikembangkan selama kuliah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memahami konsep apa itu CPMK, pengertian CPMK, Sub-CPMK, CPL, dan perannya dalam kurikulum kuliah, mahasiswa dapat lebih mudah mengikuti sistem akademik serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia profesional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah menjadi langkah penting bagi mahasiswa, dosen, maupun siapa saja yang ingin memahami sistem pembelajaran di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":2602,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2599","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenal CPMK dalam kurikulum kuliah, mulai dari pengertian, contoh, fungsi, hingga hubungan CPMK dengan Sub-CPMK dan CPL. Simak penjelasan lengkapnya untuk memahami sistem pembelajaran perguruan tinggi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal CPMK dalam kurikulum kuliah, mulai dari pengertian, contoh, fungsi, hingga hubungan CPMK dengan Sub-CPMK dan CPL. Simak penjelasan lengkapnya untuk memahami sistem pembelajaran perguruan tinggi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Itera Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-28T10:07:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1672\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"941\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Aulia Safitri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Aulia Safitri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Aulia Safitri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f255a3e66dda357ebcc8e800b238bcf9\"},\"headline\":\"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK\",\"datePublished\":\"2026-07-28T10:07:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/\"},\"wordCount\":2168,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png\",\"articleSection\":[\"Pendidikan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/\",\"name\":\"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png\",\"datePublished\":\"2026-07-28T10:07:42+00:00\",\"description\":\"Mengenal CPMK dalam kurikulum kuliah, mulai dari pengertian, contoh, fungsi, hingga hubungan CPMK dengan Sub-CPMK dan CPL. Simak penjelasan lengkapnya untuk memahami sistem pembelajaran perguruan tinggi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png\",\"width\":1672,\"height\":941},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/blog\\\/wp-json\\\/wp\\\/v2\\\/posts\\\/2599\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Itera Blog\",\"description\":\"Portal Informasi Berita Indonesia dari Dunia Kampus\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Itera Blog\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/cropped-pict-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/cropped-pict-1.png\",\"width\":417,\"height\":154,\"caption\":\"Itera Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f255a3e66dda357ebcc8e800b238bcf9\",\"name\":\"Aulia Safitri\",\"description\":\"Aulia Safitri mengulas berbagai informasi seputar industri hiburan, film, musik, serial, budaya populer, serta tren digital. Setiap artikel disusun secara objektif dengan bahasa yang ringan, informatif, dan mudah dinikmati pembaca.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.itera.ac.id\\\/blog\\\/author\\\/aulia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK","description":"Mengenal CPMK dalam kurikulum kuliah, mulai dari pengertian, contoh, fungsi, hingga hubungan CPMK dengan Sub-CPMK dan CPL. Simak penjelasan lengkapnya untuk memahami sistem pembelajaran perguruan tinggi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK","og_description":"Mengenal CPMK dalam kurikulum kuliah, mulai dari pengertian, contoh, fungsi, hingga hubungan CPMK dengan Sub-CPMK dan CPL. Simak penjelasan lengkapnya untuk memahami sistem pembelajaran perguruan tinggi.","og_url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/","og_site_name":"Itera Blog","article_published_time":"2026-07-28T10:07:42+00:00","og_image":[{"width":1672,"height":941,"url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png","type":"image\/png"}],"author":"Aulia Safitri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Aulia Safitri","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/"},"author":{"name":"Aulia Safitri","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/f255a3e66dda357ebcc8e800b238bcf9"},"headline":"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK","datePublished":"2026-07-28T10:07:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/"},"wordCount":2168,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png","articleSection":["Pendidikan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/","name":"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png","datePublished":"2026-07-28T10:07:42+00:00","description":"Mengenal CPMK dalam kurikulum kuliah, mulai dari pengertian, contoh, fungsi, hingga hubungan CPMK dengan Sub-CPMK dan CPL. Simak penjelasan lengkapnya untuk memahami sistem pembelajaran perguruan tinggi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png","contentUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ChatGPT-Image-28-Jul-2026-15.17.56.png","width":1672,"height":941},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/mengenal-cpmk-dalam-kurikulum-kuliah-pengertian-contoh-dan-sub-cpmk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal CPMK dalam Kurikulum Kuliah: Pengertian, Contoh, dan Sub-CPMK","item":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2599"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/","name":"Itera Blog","description":"Portal Informasi Berita Indonesia dari Dunia Kampus","publisher":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#organization","name":"Itera Blog","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/cropped-pict-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/cropped-pict-1.png","width":417,"height":154,"caption":"Itera Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/f255a3e66dda357ebcc8e800b238bcf9","name":"Aulia Safitri","description":"Aulia Safitri mengulas berbagai informasi seputar industri hiburan, film, musik, serial, budaya populer, serta tren digital. Setiap artikel disusun secara objektif dengan bahasa yang ringan, informatif, dan mudah dinikmati pembaca.","url":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/author\/aulia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2599"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2604,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2599\/revisions\/2604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.itera.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}